Ditegur, Nekat Bunuh Rekan Kerja

141
GELAR PERKARA: Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menunjukkan linggis yang digunakan tersangka memukul korbannya hingga berujung kematian, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, kemarin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
GELAR PERKARA: Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menunjukkan linggis yang digunakan tersangka memukul korbannya hingga berujung kematian, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, kemarin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Pelaku pembunuh pekerja bangunan di Gunungpati berhasil diringkus oleh petugas Polrestabes Semarang di kediamannya, Grobogan, Kamis (2/11) pagi. Pelaku Muhammad Yuda 18, melarikan diri usai membunuh rekannya sendiri, Jumarno 27, Rabu (1/11).

Diduga, Yuda tak terima ditegur oleh korban saat bekerja. Usai menghajar Jumarno menggunakan linggis, dia melarikan diri ke rumahnya di Grobokan. Pelaku sempat dihadang oleh rekan-rekan kerjanya, namun berhasil lolos. Tak butuh waktu lama bagi tim gabungan Unit Reskrim Polsek Gunungpati bersama Resmob Polrestabes Semarang.

“Pelaku berhasil kami amankan di rumahnya belum ada 24 jam setelah kejadian,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, dalam gelar perkara di Mapolrestabes, Jumat (2/11) kemarin.

Di hadapan petugas Yuda mengaku sakit hati karena ditegur korban.

“Dia (Jumarno) kata-katanya bikin sakit hati. Katanya rausah guyonan, suntaki remukan wesi sisan (nggak usah bercanda, tak tumpahi remukan besi sekalian),” kata Yuda.

Merasa tak terima ditegur Jumarno, 27, warga Magag, Ngadirejo, Boyolali, Yuda kemudian menghampiri korban dan memukul Jumarno menggunakan linggis tepat di kepalanya. Rekan korban yang ingin melerai pun tak luput dari kekesalan Yuda, namun tidak sampai cedera. Nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dalam perawatan di RSUD Ungaran.

Peristiwa tersebut terjadi saat keduanya menjadi kuli proyek pembuatan rumah di Jalan Durian II RT 02 RW 04 Muntal Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Rabu (1/11) sekitar pukul 14.00. Atas perbuatannya, Yuda diancam dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here