Apresiasi Waktu dan Pengetahuan

128
FOUNDER: Dari kiri, Dominik Laurus, Ignatius Acil, dan Steven Koesno merupakan tim di balik aplikasi Tado (DOK. PRIBADI).
FOUNDER: Dari kiri, Dominik Laurus, Ignatius Acil, dan Steven Koesno merupakan tim di balik aplikasi Tado (DOK. PRIBADI).

MESKI baru muncul selama empat bulan, jumlah pengguna Tado saat ini udah mencapai puluhan ribu orang. Jumlah itu belum termasuk akun influencer yang lebih dari 300. Steven Koesno, Dominik Laurus, dan Ignatius Acil adalah founder di balik aplikasi tersebut.

’’Kami menyadari, dunia entertainment emang penting. Tapi, masyarakat juga pasti membutuhkan informasi lain seperti olahraga, kesehatan, hukum, dan lain-lain,’’ ujar Steven, salah seorang founder. Karena itu, Steven dan timnya menyasar semua kalangan untuk menjadi influencer di Tado. Mulai atlet, chef, pengacara, dokter, hingga YouTuber.

Cara Steven menghargai waktu dan pengetahuan dari para influencer dibuktikan dengan adanya fitur Buzz Coin dan Berries. ’’Buzz coin ini bisa digunakan untuk bertanya kepada influencer. Jadi, kalau pengin pertanyaannya dijawab, user bisa membayar dengan menggunakan buzz coin,’’ jelas Steven. ’’Hal ini diperlukan untuk mengapresiasi para influencer yang meluangkan waktu menjawab pertanyaan,’’ tambahnya.

Dalam menjawab pertanyaannya, influencer harus menggunakan video. Nah, ada beberapa video yang dikunci tuh. Kalau mendapat 8 ribu unlock dari pengguna lain, seseorang bisa memperoleh cash out Rp 1 juta. Lumayan juga ya!

Dengan sistem yang sangat menghargai influencer, nggak heran kalau aplikasi itu memiliki banyak peminat. Di sisi lain, pengguna reguler juga diuntungkan karena pertanyaan yang diberikan berpeluang besar untuk dijawab sang influencer. (may/c14/als)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here