14 Tahun Idap Kanker, Dijemput Ambulan Hebat

683

SEMARANG–Seorang nenek bernama Sunarsih, 60, selama 14 tahun mengidap penyakit kanker getah bening. Dia tergolek tak berdaya di rumah sederhana milik adik kandungnya, Karmijah, 52, di Kalialang Baru RT 2 RW I, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Ia termasuk kategori warga miskin yang tidak mampu berobat.

Atas hal itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sengaja menjenguk pada Rabu malam (2/11) kemarin. Orang nomor satu di Kota Lumpia itu menyambangi setelah menerima laporan dari pihak RT. Kondisinya memang memprihatinkan, Sunarsih dan Karmijah hanya tinggal di rumah berukuran 4 x 5 meter per segi, berdinding kayu dan berlantai tanah.

Hendi berharap, nenek Sunarsih segera dibawa ke RSUD dr Kariadi Semarang supaya mendapatkan perawatan layak. “Sampun sekawan welas tahun sakit (14 tahun sakit). Sakit kanker getah bening, ajeng perikso mboten gadah arto (Mau periksa tidak punya uang),” ungkap Karmijah.

Kurang lebih pukul 21.45, Hendi langsung memerintahkan Karmijah untuk membawa kakaknya Sunarsih ke RSUD dr Kariadi Semarang. Hendi pun membantu membopong Sunarsih untuk dimasukkan ke mobil Ambulan Hebat. Tim medis langsung memberi infus dan penanganan sementara untuk menjaga kondisi selama di perjalanan menuju ke RSUD dr Kariadi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian pemerintah kepada warga miskin seperti kami,” kata Karmijah.

Wali Kota Semarang Hendi mengatakan setiap warga tidak mampu agar mendapatkan perawatan dengan baik dari RSUD dr Kariadi Semarang Kelas III secara gratis. “Mudah-mudahan bisa segera ditangani, bisa sehat, bisa sembuh dan berkumpul dengan keluarganya lagi,” katanya.

Tidak hanya untuk warga tidak mampu yang sakit dan tidak bisa berobat, lanjut dia, tetapi warga miskin yang tidak mampu membiayai sekolah juga akan dibantu. Pemkot Semarang berkewajiban untuk memperhatikan dan mengurus warga yang tidak mampu. “Kami akan terus memantau, kami pantau warga Kota Semarang yang tidak mampu berobat, tidak mampu membiayai sekolah, mereka wajib untuk bisa sekolah dan berobat secara gratis,” tandas Hendi. (amu/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here