33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

14 Tahun Idap Kanker, Dijemput Ambulan Hebat

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG–Seorang nenek bernama Sunarsih, 60, selama 14 tahun mengidap penyakit kanker getah bening. Dia tergolek tak berdaya di rumah sederhana milik adik kandungnya, Karmijah, 52, di Kalialang Baru RT 2 RW I, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Ia termasuk kategori warga miskin yang tidak mampu berobat.

Atas hal itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sengaja menjenguk pada Rabu malam (2/11) kemarin. Orang nomor satu di Kota Lumpia itu menyambangi setelah menerima laporan dari pihak RT. Kondisinya memang memprihatinkan, Sunarsih dan Karmijah hanya tinggal di rumah berukuran 4 x 5 meter per segi, berdinding kayu dan berlantai tanah.

Hendi berharap, nenek Sunarsih segera dibawa ke RSUD dr Kariadi Semarang supaya mendapatkan perawatan layak. “Sampun sekawan welas tahun sakit (14 tahun sakit). Sakit kanker getah bening, ajeng perikso mboten gadah arto (Mau periksa tidak punya uang),” ungkap Karmijah.

Kurang lebih pukul 21.45, Hendi langsung memerintahkan Karmijah untuk membawa kakaknya Sunarsih ke RSUD dr Kariadi Semarang. Hendi pun membantu membopong Sunarsih untuk dimasukkan ke mobil Ambulan Hebat. Tim medis langsung memberi infus dan penanganan sementara untuk menjaga kondisi selama di perjalanan menuju ke RSUD dr Kariadi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian pemerintah kepada warga miskin seperti kami,” kata Karmijah.

Wali Kota Semarang Hendi mengatakan setiap warga tidak mampu agar mendapatkan perawatan dengan baik dari RSUD dr Kariadi Semarang Kelas III secara gratis. “Mudah-mudahan bisa segera ditangani, bisa sehat, bisa sembuh dan berkumpul dengan keluarganya lagi,” katanya.

Tidak hanya untuk warga tidak mampu yang sakit dan tidak bisa berobat, lanjut dia, tetapi warga miskin yang tidak mampu membiayai sekolah juga akan dibantu. Pemkot Semarang berkewajiban untuk memperhatikan dan mengurus warga yang tidak mampu. “Kami akan terus memantau, kami pantau warga Kota Semarang yang tidak mampu berobat, tidak mampu membiayai sekolah, mereka wajib untuk bisa sekolah dan berobat secara gratis,” tandas Hendi. (amu/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Sudah Kantongi 12 Pemain

SEMARANG – Perburuan pemain untuk mengisi skuat PSIS Semarang melakoni Liga 1 musim 2018 mendatang terus mengalami progres positif. Setelah sukses memperpanjang tujuh pemain...

Perketat Pengamanan Wilayah Perbatasan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah bersama TNI akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan di wilayah perbatasan dengan Jawa Timur. Menyusul adanya aksi...

Waspadai Motivasi PPSM

SEMARANG–Setelah hanya berhasil meraih hasil imbang 1-1 versus PSIR Rembang, tim PSIS Semarang akan melakoni matchday kelima mereka menjamu PPSM Magelang di Stadion Jatidiri...

Junjung Sportivitas Lewat Lomba Panahan

MUNGKID-Bupati Magelang Zaenal Arifin secara resmi membuka lomba panahan Bupati Cup 2017 di Sirkuit Panahan Gondang Lor, Desa Pakunden Kecamatan Ngluwar, Senin (30/1). Kegiatan...

Dongkrak Wisatawan Asing Lewat Momentum HUT

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan Kota Semarang mengalami peningkatan yang signifikan. Tercatat pada tahun 2017, jumlah kunjungan wisata ke Kota Semarang dalam...

Menunggu Berjam-jam, Antrean SPT Dikeluhkan

KENDAL—Pelayanan di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kendal mulai dikeluhkan warga. Pasalnya, selain antrean yang panjang, warga yang ingin melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan...