SMA Kebon Dalem Borong 4 Medali

269
SABET JUARA : Para siswa SMA Kebondalem didampingi Humas Kebondalem, Erick saat memamerkan gelar juara yang diraih dari berbagai ajang kompetisi (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG).
SABET JUARA : Para siswa SMA Kebondalem didampingi Humas Kebondalem, Erick saat memamerkan gelar juara yang diraih dari berbagai ajang kompetisi (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Tim riset dari SMA Kebon Dalem Semarang berhasil menyabet empat gelar diajang yang berbeda untuk menutup bulan Oktober ini.

Prestasi tersebut salah satunya diraih pada 15 Oktober, lalu dimana  Ricardo dan David, siswa XI IPA, berhasil menyabet juara III dalam lomba Festival of Agroindustri 2017 di Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan memanfaatkan judul penelitian Serial 3 in 1 yang menggunakan bahan talas.

Kemudian pada tanggal 21 Oktober, di Fakultas Teknologi Pangan Unika Soegijapranata, tiga siswa IPA yakni Ricardo, Marcell dan Yovita berhasil meraih juara I dalam ajang Competition Day dengan tema Hidden Hunger. Penelitian yang diangkat sendiri adalah Bis Cangte sebagai alternatif jajanan sehat bagi anak sekolah.

“Kami memanfaatkan cangkang telur ayah sebagai tepung, dan dibuat jajan sehat bagi anak-anak,” kata Yovita, kemarin.

Sementara itu, pada tanggal 18 Oktober tiga siswa SMA Kebon Dalem yakni Jane Erlinda, Nadya Natalia, dan Gillmore Nainggolan berhasil menyabet juara III di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM pada lomba LKTI Political and Goverment, dengan penelitian pengelolaan kampung pelangi Semarang berbasis partisipasi masyarakat dalam era digital.

“Dalam penelitian ini kami melakukan studi tentang kebjikaan penataan daerah aliran sungai (DAS) dan pemukiman pasat penduduk serta peluang pengembangan wayang sampah oleh masyarakat sekitar untuk meningkatkan potensi wisata Kampung Pelangi,” kata Jane Erlinda

Terbaru pada tanggal 28 Oktober, dua siswa SMA Kebon Dalem, kembali menyabet juara I di Fakultas Mipa Universitas Diponegoro Semarang, dengan lomba Staller Himasta Call for Papers, yang mengangkat tema peran sektor perekonomian daerah dalam peningkatan perekonomian Indonesia diwakili oleh Fransisko dan R. Nugroho Jaya. Keduanya meneliti Sereal 3 in 1 dengan bahan talas yang dibuat olahan makanan seperti selai, sebagai usaha peningkatan ekonomi kreatif. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here