KPU Temukan Data KTP Bermasalah

144
SIAP BERTUGAS : Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron melantik 15 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kamis (2/11) (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu).
SIAP BERTUGAS : Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron melantik 15 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kamis (2/11) (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu).

MAGELANG–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menemukan dugaan penyalahgunaan KTP dalam kegiatan verifikasi parpol yang saat ini tengah dilakukan hingga 15 November mendatang. Banyak ditemukan satu KTP terdaftar sebagai anggota parpol lebih dari satu.

“Bahkan, ada juga KTP yang keterangannya adalah PNS. Namun, kami belum bisa memastikan dugaan tersebut,” jelas Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron seusai melantik 15 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kamis (2/11) kemarin, di Hotel Atria Magelang.

Basmar menyebut, temuan tersebut belum bisa diambil kesimpulan, karena pihaknya masih melakukan verifikasi hingga 15 November 2017.

Apakah itu berarti keanggotaan ganda parpol, Basmar mengatakan, nantinya pemilik KTP akan diverifikasi langsung. Pemilik KTP akan diminta untuk memilih salah satu parpol. “Tapi, itu nanti setelah verifikasi selesai. Mungkin setelah 6 November, baru kita datangi,” janji Basmar.

Soal adanya KTP dengan status profesi PNS, Basmar membenarkan. Kendati demikian, Basmar enggan menjawab; apakah benar tidaknya, karena belum diverifikasi. Terkait jumlah dugaan KTP dengan keanggotan parpol ganda, Basmar juga enggan merinci lebih jauh. “Belum, belum tahu jumlahnya.”

Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina dalam sambutannya meminta agar pelantikan PPK menjadi momen untuk memperkuat komitmen dalam menyukseskan Pilgub 2018 dan Pilpres 2019, sesuai tugas dan peran masing-masing.

Kata Windarti, momen Pilkada serentak menjadi hajatan besar dalam menentukan nasib bangsa ke depan. Selain itu, menjadi tolok ukur penerapan demokrasi di masyarakat. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here