Kawanan Perampok Panik karena Teriakan Korban

123
BURU PELAKU: Petugas Polres Kebumen saat menggelar olah TKP di SMPN 1 Petanahan (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN).
BURU PELAKU: Petugas Polres Kebumen saat menggelar olah TKP di SMPN 1 Petanahan (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN).

KEBUMEN—Kawanan perampok yang menyatroni SMPN 1 Petanahan pada Rabu (1/11) dini hari lalu, dipastikan tidak sempat membawa barang berharga dari ruang kepala sekolah. Pelaku keburu panik ketika Kasno, 57, penjaga sekolah yang memergokinya berteriak minta tolong, meski sudah dilukai.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi hanya menemukan sejumlah barang bukti milik para perampok. Di antaranya, lakban, sepasang sandal, dan tali yang digunakan untuk mengikat tangan korban.

Informasi dari Polres Kebumen mengungkap bahwa pelaku leluasa masuk karena dua penjaga sekolah tengah terlelap tidur. Dwi Susanto, misalnya, tidur di ruang kepala sekolah. Dwi lantas dibangunkan oleh satu dari tiga pelaku. Ketiganya mengenakan penutup wajah.

Saat terbangun, Dwi sempat berteriak minta tolong. Korban lantas ditarik ke lantai dan dibekap mulutnya menggunakan lakban. Tangannya diikat dengan tali. Dwi diancam bakal dibunuh jika berteriak. Berhasil melumpuhkan Dwi, pelaku leluasa mengacak-acak lemari kepala sekolah, dengan linggis. “Dengan linggis pula, pelaku mencoba mencongkel brangkas,” kata Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP Willy Budiyanto, Kamis (2/11) kemarin.

Saat itulah, Kusno, penjaga sekolah yang tidur di ruang UKS terbangun. Ia mendengar suara gaduh di ruang kepala sekolah. Kusno lantas masuk ke ruang kepala sekolah. Ketika Kusno mengecek ruang kepala sekolah, pelaku memergokinya. Kusno pun dianiaya, karena Kusno berteriak-teriak minta tolong.

Kata AKP Willy, teriakan Kusno membuat para pelaku panik. Setelah menganiaya Kusno, pelaku langsung kabur. “Olah TKP yang berlangsung sejak pukul 03.30 hingga 09.00 pagi, berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya lakban dan tali yang digunakan untuk menyekap korban,” kata Willy Budiyanto. Hingga saat ini, Polres masih menyelidiki pelaku perampokan.

Selain mengamankan lakban dan tali yang digunakan untuk menyekap korban, Polres juga menemukan sepasang sandal yang diduga milik salah satu perampok. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan, ditemukan di sekitar TKP. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here