Erix Soekamti Sharing Pengalaman di UNNES

143
BERI MOTIVASI : Pentolan band Endank Soekamti, Erix Soekamti saat memberikan motivasi kepada mahasiswa UNNES di auditorium kampus Sekaran, kemarin (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG).
BERI MOTIVASI : Pentolan band Endank Soekamti, Erix Soekamti saat memberikan motivasi kepada mahasiswa UNNES di auditorium kampus Sekaran, kemarin (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Punggawa grup band Endank Soekamti, Erix Soekamti hadir sebagai salah satu pembicara dalam acara Forum Diskusi Publik dengan tema ‘Penguatan Nilai-nilai Pancasila pada Generasi Muda’ di Auditorium Universirtas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (2/11).  Acara tersebut digelar oleh Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Menurut Erix Soekamti, seniman perlu mengamalkan Pancasila, salah satunya di bidang pendidikan. Untuk itu Erix membentuk Does University di Kabupaten Semarang. “Di tempat ini, siapapun bisa mendapatkan pengetahuan dan pelatihan pembuatan video animasi. Di sini semuanya bisa belajar dengan gratis dan bisa menggunakan fasilitas yang telah kita sediakan,” katanya.

Erix menambahkan jika dirinya ingin menginsiparasi generasi muda untuk lebih maju dan berkembang sesuai dengan tantangan zaman. Seperti era digitalisasi saat ini, ia ingin mencetak animator ataupun ilustrator yang handal. “Harapan ke depan dengan adanya Does University ini pemuda Indonesia mempunyai karya yang bisa diperhitungkan di kancah internasional,” harapnya.

Sementara itu, oanitia acara, Dr Parmin mengatakan jika forum dialog ini menjadi salah satu metode komunikasi berbasis edukasi untuk memberikan pemahaman terhadap generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa dalam NKRI.

“UNNES dipilih menjadi tuan rumah diskusi karena dianggap punya pola pendidikan karakter yang kuat kepada mahasiswanya,” katanya.

Menurutnya, kepeceryaan dari menunjukan kehebatan UNNES dalam melakukan pembinaan karakter mahasiswa sehingga Kominfo tepat menjadikan perguruan tinggi ini dalam penguatan karakter generasi muda Indonesia. “Diskusi ini menekankan kepada penitingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila kepada mahasiswa,” tandasnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here