3 Pengusaha Dijerat Satpol

109

PURWOREJO—Tiga pengusaha masing-masing didenda Rp 250 ribu subsider kurungan 2 hari, karena memasang papan reklame tidak berizin. Mereka melakukan pelanggaran Peraturan Daerah No 8 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

Pengusaha yang dimaksud berinisial PP, MD dan M. Sanksi diberikan saat ketiganya menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Purworejo, kemarin. Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dipimpin oleh Hakim Antyo Harri Susetyo S.H dan PPNS dari Satpol PP, Endang Muryani.

Dalam persidangan terungkap, pengusaha berinisial PP menjadi penanggung jawab pemasangan reklame produk telekomunikasi sebanyak 50 buah di Jalan Brigjend Wiyono dan Jalan WR. Supratman. Ironisnya, reklame di lokasi tersebut tanpa izin dan tidak membayar pajak.

Bagaimana dengan pengusaha berinisial MD? MD ternyata memasang reklame penawaran terapi kejantanan sebanyak 70 buah. Juga tidak berizin di Jalan Kemiri-Bruno dan Jalan Kemiri-Kutoarjo. Sedangkan pengusaha berinisial M, memasang 3 titik reklame tak berizin, di depan warung miliknya di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Satpol PP Kabupaten Purworejo, Mujono menyampaikan, ketiganya tertangkap tangan saat Satpol PP melakukan penertiban pemasangan reklame, beberapa waktu lalu.

Mujono mengklaim, pihaknya sudah melakukan proses penindakan sesuai Standar Operasional Prosedur. “Pemberlakuan Tipiring untuk memberikan efek jera, supaya mereka tidak mengulangi lagi kesalahannya.” Mujono menambahkan, “Akan kami usut terus sampai tuntas, reklame-reklame maupun seluruh tindak pelanggaran yang ada.” Pihaknya akan intens mengawasi. Sebab, lanjut Mujono, biasanya pelanggar Perda akan kembali memasang reklame yang tidak sesuai dengan peraturan. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here