1.458 Penerima Bantuan PKH Akan Dihapus

157
PENYALURAN : Sosialisasi pemantapan keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan kembali digelar di Pendopo Kecamatan Pekalongan Timur, Kamis (2/11) (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).
PENYALURAN : Sosialisasi pemantapan keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan kembali digelar di Pendopo Kecamatan Pekalongan Timur, Kamis (2/11) (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang).

PEKALONGAN – Sebanyak 1.458 Kepala Keluarga (KK) dari 3.279 KK penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2012 lalu akan dihapus, karena dianggap sudah mampu.

Kabid Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Amri Chusniyati, mengatakan, berdasarkan kebijakan dari Kementrian Sosial, penerima program PKH memang dibatasi keanggotaanya selama lima tahun.

“Apabila setelah dilakukan pendataan ulang oleh petugas, keluarga tersebut dinilai sudah tidak miskin lagi. Maka keanggotaanya sebagai penerima PKH akan didegradasi atau dihapus dan digantikan yang lainya. Akan tetapi apabila masih dinilai miskin maka, keanggotaanya akan ditambah 2 tahun lagi,“ terangnya saat acara sosialisasi pemantapan keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Pendopo Kecamatan Pekalongan timur, pada Kamis (2/11).

Diungkapkan Amri, dari jumlah keluarga PKH di Kota Pekalongan yang berjumlah 3.279 keluarga, paling banyak mendapatkan bantuan di Kecamatan Pekalongan Timur, yaitu 1.017 keluarga. Sedangkan untuk Kecamatan Barat 795, Kecamatan Selatan 778, dan Kecamatan Utara 689 penerima.

“Untuk 1.458 yang akan segera diluluskan (dihapus), dari Kecamatan Barat ada 404 keluarga, Kecamatan Selatan ada 362, Kecamatan Timur 408 dan Kecamatan Utara 284,” ungkapnya.

Selanjutnya, hingga kini bantuan kepada Peserta PKH tetap sebesar Rp 500 ribu per tahun. Untuk Peserta PKH yang memiliki anak di bawah 6 tahun dan/atau ibu hamil/nifas/menyusui, bantuan tambahan yang diterima adalah sebesar Rp1,2 juta tahun. (lihat grafis)

Sampai saat ini penyaluran bantuan PKH sudah sampai tahap ketiga dengan penyaluran uang sebesar Rp 500 ribu dan nanti pada tahap keempat sebesar Rp 390 ribu. “Saat ini penyaluran untuk tahap  pertama dan kedua sudah, hari ini penyaluran tahap ketiga,” lanjutnya.

Sementara itu Plt Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz menambahkan, banyaknya jumlah keluarga penerima manfaat yang akan diluluskan menandakan bahwa program tersebut secara perlahan dapat memutus mata rantai kemiskinan  di Kota Pekalongan.

“Kalau yang akan lulus dari porgram ini banyak, hampir separuh keluarga berhasil keluar dari perangkap kemiskinan, ini berarti jumlah kemiskinan di Kota Pekalongan berkurang juga,” tutur Saelany.

Saelany berharap kepada keluarga penerima manfaat PKH lainnya agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya, mandiri dan tidak mengandalkan bantuan pemerintah terus menerus. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here