Tindak Pelanggar Berpotensi Lakalantas

135
SIKAT PELANGGAR: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat apel gabungan gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2017 di Mapolrestabes Semarang, Rabu (1/11) (AFIATITSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG).
SIKAT PELANGGAR: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat apel gabungan gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2017 di Mapolrestabes Semarang, Rabu (1/11) (AFIATITSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG- Operasi Zebra Candi 2017 akan dilaksanakan serentak oleh Satuan Lalulintas di seluruh Indonesia mulai Rabu (1/11) hingga Selasa (14/11) mendatang. Operasi ini menekankan pada penegakan hukum terhadap pelangar lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pelanggaran tersebut di antaranya berupa melawan arus, menerobos lampu merah, dan syarat teknis laik jalan.

“Kendaraan-kendaraan yang membahayakan penumpang, khususnya kendaraan untuk mengangkut barang yang digunakan untuk mengangkut manusia. Itu kalau sekali kecelakaan, korbannya langsung banyak,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono di sela apel gabungan gelar pasukan operasi Zebra Candi 2017 di Mapolrestabes Semarang, Rabu (1/11).

Operasi ini, kata dia, merupakan langkah kondisioning menjelang pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018.

“Supaya ada efek deterence pada seluruh jajaran, nanti masing-masing daerah akan menetapkan sasaran-sasaran prioritas. Kita serahkan ke masing-masing daerah kira-kira apa yang menjadi penyebab fatalitas kecelakaan,” terangnya.

Penyebab fatalitas kecelakaan menjadi sorotan lantaran pihaknya ingin menyelamatkan para korban akibat kecelakaan. Pasalnya, di Jateng perharinya terdapat 12 – 14 korban meninggal dunia yang disebabkan oleh kecelakaan lalulintas. Selain itu, sejak Januari hingga Agustus 2017 tercatat ada 13 ribu lebih pelanggar.

Terkait penggunaan rotator dan lampu strobo, pihaknya menegaskan hal tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kendaraan. Sebab, masing-masing kendaraan memiliki spektek yang dikeluarkan oleh dealernya. “Jadi, dengan adanya strobo dan rotator yang tidak digunakan pada peruntukkan kendaraan dan bukan hak penggunanya. Itu akan ditertibkan,” tegasnya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here