Targetkan Kemiskinan Tersisa 6-7 Persen

206

MAGELANG–Pemkot Magelang menargetkan angka kemiskinan di Kota Sejuta Bunga  pada  2021 mendatang hanya tersisa 6-7 persen. Untuk itu, Pemkot Magelang akan merancang program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan yang holistik dan tetap sasaran.

“Pihak-pihak terkait harus sungguh-sungguh mencapai target penurunan presentase penduduk miskin dari tahun ke tahun,” kata  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Joko Soeparno, saat membacakan sambutan Wakil Wali Kota Windarti Agustina, Rabu (1/11) kemarin.

Sambutan tersebut disampaikan pada kegiatan sosialisasi Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin Kota Magelang, di Aula Adipura Kencana.  Joko mengatakan, basis data yang tepat sangat dibutuhkan, agar  program yang menyasar kemiskinan terarah dan berkelanjutan.  “Kondisi riil di lapangan, kadang sudah jauh berbeda dengan data yang telah ada sebelumnya.”

Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Magelang meyakini basis data yang akurat, menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan program pemerintah terkait penanggulangan kemiskinan.

Sosialisasi diperuntukkan bagi stakeholder, petugas pelaksana MPM, serta unsur masyarakat.  Fransiska, narasumber dari Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulan Kemiskinan Nasional (TNP2KN) menjelaskan, fakir miskin yang belum terdata, bisa  mendaftarkan diri ke pemerintah setempat. Pun, kepala keluarga yang telah terdaftar sebagai fakir miskin, wajib melaporkan setiap perubahan data anggota keluarganya kepada lurah atau kepala desa. (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here