Sigit Sentil Pariwisata di Jateng

192
SAMBANGI PDIP SEMARANG: Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah dari PDI Perjuangan, Sigit Widyonindito menyambangi jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Semarang di Hotel Grasia Kota Semarang, Selasa (31/10) malam (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).
SAMBANGI PDIP SEMARANG: Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah dari PDI Perjuangan, Sigit Widyonindito menyambangi jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Semarang di Hotel Grasia Kota Semarang, Selasa (31/10) malam (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).

SEMARANG–Bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah dari PDI Perjuangan, Sigit Widyonindito, menilai, Jawa Tengah masih tertinggal dalam hal pengembangan pariwisata. Indikasinya, kata Sigit, Jawa Tengah hingga kini belum memiliki destinasi alternatif wisata lain, selain Candi Borobudur.

“Saya lihat potensi Jateng luar biasa, apalagi sumber daya alamnya melimpah. Jateng harus laik jual dan diminati banyak investor. Karenanya, Jateng perlu terus dipoles sedemikian rupa, sehingga menarik perhatian investor untuk menanamkan investasinya. Kota Semarang saja, saya lihat punya  kontur yang unik dan berbeda dari daerah lain,” ungkap Sigit Widyonindito,  pada Selasa (31/10) malam, saat bersilaturahmi dengan  kader DPC PDIP Kota Semarang di Hotel Grasia Kota Semarang.

Wali Kota Magelang itu menegaskan, Jateng harus laik jual. Ia  menginginkan Jawa Tengah memiliki destinasi wisata yang berdaya tarik tinggi, selain Candi Borobudur. Menurut Sigit, destinasi wisata lain bisa berupa Jateng Park atau Taman Safari Jateng.

Meski, menurut Sigit, Gubernur Jateng telah mewacanakan adanya Jateng Park atau Taman Safari. Hanya saja, saat ini tidak ada kejelasan  kelanjutan rencana tersebut. Sigit menyayangkan hal itu, karena provinsi tetangga, Jawa Timur, sudah punya Jatim Park 1 dan 2.

“Orang Jawa Timur tidak perlu keluar daerah untuk piknik, karena sudah terpenuhi di Jatim Park 1 dan 2 serta objek wisata lain yang dikelola Jatim Park Group. Orang Jawa Barat dan Jakarta banyak ke Taman Safari atau ke Puncak Bogor. Nah, orang Jateng mau ke mana, belum jelas,” kata Sigit disambut applaus meriah  para kader PDI Perjuangan.

Untuk itu, Sigit mengaku ingin sekali mewujudkan Jateng Park atau Taman Safari. Sigit beralasan, Jateng memiliki hutan luas dan bisa dimanfaatkan untuk destinasi wisata tersebut. “Mungkin letaknya jauh dari Semarang tidak apa-apa. Kalau itu menarik, pasti orang akan berbondong-bondong datang. Di mana lokasi yang pas, bisa dirumuskan nanti kalau saya jadi. Yang jelas, konsep harus lebih besar dan lebih menarik dari Jatim Park,” papar Sigit.

Penyampaian Sigit diapresiasi oleh Ketua PAC PDIP Semarang Selatan, Romadon. Romadon memaparkan bahwa di Jateng tidak ada program yang signifikan untuk memajukan pariwisata. Ia   mengaku iri dengan Jawa Timur, yang wisatanya maju berkat Jatim Park. “Maka, saya harap ada inovasi hebat di pariwisata Jateng,” tegas Romadon.

Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi kedatangan Sigit Widyonindito ke Kota Semarang. Pria yang intim disapa Hendi itu bahkan mengakui, baru Sigit  bakal calon wakil gubernur yang kali pertama bersilaturahmi dengan para kader di Kota Semarang.

“Silaturahmi itu perlu dan kami pasti menerimanya. Kami siap mendukung sepenuhnya siapapun nanti yang mendapat rekomendasi Ibu Mega. Kami akan tegak lurus pada DPD dan DPP,” ucap Wali Kota Semarang itu.

Silaturahmi Sigit Widyonindito masih dalam rangka safari politiknya ke seluruh DPC PDIP di Jawa Tengah. Sekaligus, amanah dari DPD PDIP Jawa Tengah sebelum keluarnya rekomendasi dari Ketua Umum PDIP, Megawati, tentang sosok yang akan maju pada Pilgub Jateng 2018.

Turut mendampingi Sigit, sejumlah pejabat publik Kota Magelang yang berasal dari kader PDIP. Di antaranya, Windarti Agustina, Ketua DPC Kota Magelang sekaligus Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan dari kedua kota tersebut. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here