Pemkot Targetkan Punya Empat Agro Wisata

121
Foto Rosdiana
Foto Rosdiana

SEMARANG – Kota Semarang memiliki cukup banyak lahan pertanian yang bisa dikembangkan. Terutama di Kecamatan Gunungpati, Mijen dan Ngaliyan. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, berencana memanfaatkan lahan tersebut untuk wisata agro. Targetnya memiliki empat wisata agro, yakni Agro Purwosari, Agro Cepoko, Agro Wates, dan Agro Plalangan.

Dari keempat wisata agro tersebut, dua di antaranya yakni Agro Purwosari dan Agro Cepoko sedang dalam proses penggarapan. Ditargetkan akhir 2018 selesai, dan akan diteruskan menggarap Agro Wates, dan Agro Plalangan.

“Ini memang sudah masuk di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), sudah direncanakan ada empat agro tersebut,” kata Kepala Dinas Partanian Kota Semarang, Wahyu Permata Rusdiana, kemarin.

Dikatakannya, untuk saat ini pihaknya sedang fokus penggarapan Agro Purwosari di Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Agro Purwosari akan dikembangkan di lahan kurang lebih seluas 16 hektare. “Rencananya akan dibangun dua green house, untuk hidroponik dan buah-buahan, fasilitas gazebo-gazebo, jalan, ternak, dengan konsep eduwisata agro,” katanya.

Pihaknya juga akan mengembangkan beraneka ragam buah-buahan di lokasi eduwisata agro tersebut. Sehingga masyarakat bisa menikamati suasana sejuk di kebun buah sembari belajar tentang agro. Ada berbagai inovasi penanaman buah, mulai dari durian, sirsat madu, jambu kristal, klengkeng, jambu air, jambu citra, jambu darsono, jeruk dan lain-lain. “Misalnya buah durian, bagaimana agar bisa berbuah di luar musim. Saat ini, setiap bulan bisa panen, setidaknya hingga Apri-Mei 2018,” katanya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap semua lahan milik Pemkot Semarang bisa berkembang. Apalagi lahan tanah di Mijen sangat bagus. “Kami berobsesi Mijen ini menjadi sentral pertanian selain Gunungpati. Kalau bisa, setiap jengkal tanah bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian,” katanya. Dia berharap tidak hanya Dinas Pertanian saja, tetapi juga memerlukan peranserta masyarakat maupun Corporate Social Responsibility (CSR). (amu/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here