Garap Wisata Bumi Perkemahan

191
POTENSI WISATA: Pemandangan alam yang indah disuguhkan wisata bumi perkemahan LC Puspa Arum di Desa Jubelan (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
POTENSI WISATA: Pemandangan alam yang indah disuguhkan wisata bumi perkemahan LC Puspa Arum di Desa Jubelan (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SUMOWONO – Desa Jubelan, Kecamatan Sumowono sedang menggarap destinasi wisata berbasis panorama di wilayahnya. Sebuah destinasti wisata bumi perkemahan yang menyuguhkan pemandangan alam dari lereng gunung Ungaran sebentar lagi dapat dinikmat oleh para wisatawan.

Agus Sri Zaemanto Sekretaris Desa Jubelan mengatakan, hingga saat ini pengerjaan destinasi wisata ini sudah mencapai 60 persen. Ia katakan, warga sangat bersemangat dalam pengerjaan destinasi ini. Bahkan pembangunan wisata bumi perkemahan yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga ini dilakukan dengan menggunakan dana swadaya melalui Pokdarwis Desa Jubelan. Termasuk untuk pembuatan jalan menuju destinasi wisata ini, yang juga didanai oleh dana swadaya.

Sekdes : Agus Sri Zaemanto (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Sekdes : Agus Sri Zaemanto (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

”Warga sini sangat kompak, mereka membiayai pembangunan ini dengan dana swadaya. Bahkan di sana sudah terbangun fasilitas umumnya seperti mushola, dan toilet. Listrik juga sudah masuk ke sana,” jelas Agus didampingi kaur keuangan Desa Jubelan, Indarto.

Wisata bumi perkemahan yang dikenal dengan sebutan LC Puspa Arum ini, dikatakan Agus, nantinya juga akan mengarah pada pengembangan spot untuk top selfie atau selfie di atas ketinggian. Namun, lanjutnya, untuk saat ini masih fokus pada penyelesaian bumi perkemahannya. ”Yang top selfie itu pengembangan setelah ini,” jelas Agus dengan menceritakan bahwa wisata ini merupakan hasil kerjasama Desa Jubelan dengan Desa Candi kecamatan Bandungan dan perhutani.

Ke depan, wisata bumi perkemahan ini akan dikembangkan sehingga mampu menciptakan usaha-usaha baru yang dapat menyerap tenaga kerja serta meningkatkan pendapatan warga. Salah satu rencana yang telah dibuat adalah dengan mengintegrasikan wisata bumi perkemahan ini dengan BUMDes yang akan segera dibentuk.

”Karena untuk kendaraan besar seperti bus tidak bisa menjangkau langsung ke sana, mungkin kita akan membuat lapangan parkir. Hasilnya bisa masuk ke Desa. Selain itu nanti warga yang punya kendaraan bisa untuk mengangkut wisatawan dari parkiran menuju lokasi wisata,” jelas Agus.

Selain itu, usaha lain seperti kuliner serta kesenian yang ada di Desa ini diharapkan juga bisa mendapatkan berkah rejeki dari wisatawan yang datang. ”Kan bisa nanti di sepanjang jalan kita buka stan-stan kuliner. Sementara untuk keseniannya, mungkin kita bisa membuat event untuk menarik wisatawan untuk datang,” kata dia. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here