Ganja 10,5 Kg Dimusnahkan

Diselundupkan, Dicampur Kopi

133
DIBAKAR: Pemusnahan barang bukti ganja seberat 10,5 kg yang dilakukan petugas BNNP Jateng, kemarin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DIBAKAR: Pemusnahan barang bukti ganja seberat 10,5 kg yang dilakukan petugas BNNP Jateng, kemarin (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG- Barang bukti ganja seberat 10,5 kilogram dimusnahkan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jateng. Ganja tersebut merupakan hasil pengungkapan pada Senin (9/10) lalu.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru, mengatakan, peredaran tersebut dikendalikan oleh seorang narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Surabaya.

“Dia memerintahkan kepada dua orang, yakni Suryanto dan Muhammad Sadam Husein untuk mengambil paket berisi ganja,” jelasnya di kantor BNNP Jateng, Jalan Madukoro, Semarang, Rabu (1/11).

Modus operandinya, pengiriman paket ganja ini disamarkan dalam kardus berisi kopi. Tujuannya, untuk menyamarkan bau ganja agar tidak menyengat dan menghindari kecurigaan petugas Kantor Pos Indonesia.

Suryanto tercatat sebagai warga Malang, sedangkan Muhammad Sadam Hussein, warga Kediri. Keduanya ditangkap petugas BNNP saat hendak mengambil paket ganja di Kantor Pos Erlangga, Jalan Imam Bardjo, Semarang.

Dari hasil penyidikan, ganja tersebut berasal dari Aceh dan dikirim ke Sumatera Utara. Selanjutnya ke Semarang dengan tujuan akhir di Bali. “Porsi terbesar peredarannya nanti di Bali,” jelasnya.

Suryanto sendiri, lanjut dia, terpidana pada kasus yang sama masih menjalani masa hukuman 6,5 tahun yang tersisa satu tahun. “Tapi dia tidak jera dan kembali menjadi otak peredaran ganja, saat ini dia ditahan BNNP Jateng,” tegasnya.

Menurutnya, pengungkapan ini menjadi bukti peredaran narkotika, termasuk jenis ganja masih marak. Bahkan kini modus operandinya semakin beragam. Pihaknya berharap kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menekan peredaran narkoba supaya tidak terus berkembang. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here