Simacan Petakan Kompetensi Camat

169
INOVATIF : Kepala BPSDMD Jateng, S.P. Andriani saat meluncurkan aplikasi Sistem Integrasi Informasi Camat (Simacan), kemarin (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang).
INOVATIF : Kepala BPSDMD Jateng, S.P. Andriani saat meluncurkan aplikasi Sistem Integrasi Informasi Camat (Simacan), kemarin (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang).

SEMARANG – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng terus berinovasi dalam meningkatkan kompetensi pegawai. Selasa (31/10), lembaga pendidikan dan pelatihan tersebut meluncurkan aplikasi Sistem Integrasi Informasi Camat (Simacan).

Kepala BPSDMD Jateng, S.P. Andriani mengatakan Simacan merupakan sistem informasi databased yang memuat profil Camat di Jateng. Isinya berupa informasi latar belakang pendidikan dan riwayat diklat pemerintahan yang telah diikuti para Camat.

Output dari Simacan adalah pemetaan Camat. Yaitu yang telah mengikuti diklat Camat dan yang belum mengikuti. Juga yang memiliki latar belakang pendidikan ilmu pemerintahan dan yang belum memiliki. “Sistem ini bertujuan terwujudnya databased pengembangan kompetensi Camat yang informatif dan terintegrasi di Jateng,” katanya.

Menurut dia, Simacan memiliki sejumlah manfaat. Manfaat bagi BPSDMD Jateng diantaranya menjadi dasar pemetaan pengembangan kompetensi Camat di Jateng, serta menghasilkan databased Camat yang valid. Sementara bagi kabupaten/kota adalah kemudahan akses databased Camat, dasar pegembangan kompetensi Camat di kabupaten/kota, serta dasar perencanaan kebutuhan dan anggaran pengembangan kompetensi Camat. “Bagi Camat sendiri akan mendapatkan kemudahan akses databased Camat, dan kesempatan mengikuti pengembangan kompetensi Camat,” tandasnya. Aplikasi berbasis web ini dapat diakses melalui browser dengan alamat http://simacan.bpsdmd.jatengprov.go.id

Dikatakan Andriani, pihaknya elalu berusaha meningkatkan kualitas proses dan hasil pengembangan kompetensi. BPSDMD Jateng juga terus menggali kreatifitas dan inovasi. “Kami tidak hanya ngoyak-oyak peserta diklat untuk berinovasi, tapi juga memaksimalkan potensi pegawai yang ada untuk melakukan inovasi,” katanya. Inovasi yang dilakukan diantaranya membudayakan penggunaan informasi teknologi (IT). Hasil inovasi di bidang IT antara lain Simapan SDM, SI JARI ON AKD, hingga SIM AJAR.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar Seminar bertema “Ketahanan Pangan” dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Yaitu Dosen STIA LAN Afsdy Saksono, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS Prof Yunastiti Purwaningsih, dan Kepala Bidang Kerawanan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Nasfirman Yul. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here