Sentil Kemiskinan

269
Yogyo Susaptoyono (IST).
Yogyo Susaptoyono (IST).

PERSOALAN kemiskinan menjadi masalah klasik yang dialami pemerintah daerah. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kemiskinan di tiap daerah. Pemerintah daerah perlu bersinergi dengan berbagai elemen untuk menurunkan angka kemiskinan ini. Salah satunya adalah perguruan tinggi. Kaum intelektual ini diharapkan tidak hanya berkecimpung dengan teks dan karya ilmiah. Namun diharapkan terjun langsung ke masyarakat ikut membantu mengaplikasikan ilmunya.

“Teks dan karya ilmiah mahasiswa tak ada fungsinya kalau hanya berbentuk buku atau stensil yang tertumpuk di rak-rak perpustakaan. Maka kita sangat mengapresiasi perguruan tinggi yang mengamalkan ilmunya di tengah masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” terang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Yogyo Susaptoyono.

Menurut Yogyo, pelibatan perguruan tinggi untuk memberdayakan masyarakat mengentaskan kemiskinan, merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan tinggi. Saat ini, pihaknya justru mendorong pemerintah daerah untuk kreatif menjalin kerja sama berbagai bidang dengan banyak lembaga perguruan tinggi.

“Sebab, di sana gudangnya ilmu dan teori. Masyarakat kampus tentunya butuh praktik bukan sekadar teori. Jadi ada simbiosis mutualisme antara Pemkab dan kampus. Ujungnya, sangat positif untuk kesejahteraan masyarakat.” Mantan aktivis mahasiswa ini bahkan mendorong pemerintah daerah untuk kerja sama di bidang tata kelola hukum maupun pemerintahan. (lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here