Pemkab dan Polres Teken MoU Awasi Dana Desa

190
CEGAH KORUPSI : Bupati Demak HM Natsir dan Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan menunjukkan naskah MoU awasi dana desa oleh setiap polsek di wilayah Demak (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
CEGAH KORUPSI : Bupati Demak HM Natsir dan Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan menunjukkan naskah MoU awasi dana desa oleh setiap polsek di wilayah Demak (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK-Pemkab Demak dan Polres Demak secara resmi meneken kerjasama (MoU) untuk pengawasan dana desa maupun alokasi dana desa (DD dan ADD). Pengawasan melekat di setiap desa ini dilaksanakan oleh masing masing polsek setempat.

Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan mengatakan, pemerintah justru merasa terbantu dengan upaya kepolisian untuk ikut mengawasi DD dan ADD tersebut. “Ini instruksi langsung dari bapak presiden agar DD dan ADD betul-betul digunakan untuk kepentingan rakyat dan pembangunan desa. Dengan demikian, pembangunan di pedesaan semakin pesat seperti di kota,” katanya didampingi Sekda dr Singgih Setyono MMR di ruang bupati.

Di wilayah Kabupaten Demak sendiri terdapat 243 desa dan 6 kelurahan di 14 kecamatan. Senada disampaikan Kapolres Sonny Irawan. Menurutnya, MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU di tingkat pusat antara Polri dengan Kementerian Desa dan yang terkait lainnya.

“Pengawasan ini mulai perencanaan hingga penggunaan anggaran di desa. Meski demikian, tidak perlu takut. Sebab, kita tidak mencari cari kesalahan tapi bagaimana ikut memantau penggunaan anggaran itu tepat sasaran. Kecuali anggaran itu dikorupsi, maka harus ditindak tegas,” kata Kapolres.

Menurutnya, adanya MoU itu diharapkan dapat mendorong desa makin mandiri dan berkembang maju. Untuk penggunaan anggaran itu, aparat desa kades dan perangkat desa harus tahu mekanisme perencanaan hingga penggunaan anggaran secara benar. “Dulu, mungkin penggunaan anggaran seadanya. Tapi, sekarang sudah digitalisasi. Masyarakat pun sudah tahu besaran anggaran yang ada,” katanya.

Untuk teknis pengawasan itu, maka setiap Polsek harus berkoordinasi dengan Camat setempat. “Tugas polisi menjembatani dan mengkomunikasikan. Nah, sepanjang ada komunikasi, koordinasi dan kolaborasi, maka semua ini tidak ada masalah. Intinya, adalah pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi di desa,” ujar Kapolres didampingi Kabagops Kompol Sutomo. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here