Kebun Bunga Krisan Desa Duren Pikat Wisatawan

244
KAMPUNG KRISAN : Kepala Desa Duren Kecamatan Bandungan, Trismiwati (baju merah), saat melakukan kunjungan ke kampung Krisan bersama Camat Bandungan (IST).
KAMPUNG KRISAN : Kepala Desa Duren Kecamatan Bandungan, Trismiwati (baju merah), saat melakukan kunjungan ke kampung Krisan bersama Camat Bandungan (IST).

BANDUNGAN – Desa Duren Kecamatan Bandungan, memiliki satu potensi wisata yang cukup hits. Sebuah kompleks wisata perkebunan bunga krisan dengan sedikitnya 20 varietas yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Gemah Ripah. Wisata Kampung Krisan Gemah Ripah ini berlokasi di Dusun Clapar, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Sekretaris Desa Duren, Setiyono mengatakan, pengelolaan kampung Krisan ini sudah berjalan sekitar satu tahun. Pengelolanya adalah kelompok tani yang bekerja sama dengan karangtaruna dan pemerintah desa setempat.

Sekdes Duren : Setiyono berfoto bersama bunga krisan (IST).
Sekdes Duren : Setiyono berfoto bersama bunga krisan (IST).

“Pengunjungnya tentu beragam. Mulai dari sekitar Kabupaten Semarang, hingga wisatawan mancanegara,” ujar Setiyono mewakili Kepala Desa Duren Trismiwati kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tak hayal, keberadaan kampung Krisan ini pun dikatakan Setiyono mampu menambah penghasilan bagi warga sekitar. Pasalnya, selain dari tiket masuk, warga juga bisa menjual bunganya secara langsung kepada wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh.

“Sehingga petani bunga di sini tidak hanya menjual hasilnya ke pasar saja. Pembeli bisa langsung membeli dengan memetik secara langsung,” ujarnya.

Di kampung Krisan ini selain berfoto, karena memang pemandangannya yang bagus, wisatawan juga bisa sekaligus belajar. Belajar mengenal berbagai varietas bunga, hingga belajar tentang cara pembibitan, penanaman hingga panen bunga yang benar.

Ke depan, keberadaan kampung Krisan ini diharapkan bisa mendorong roda perekonomian warga masyarakat setempat. Selain itu, Desa Duren juga bisa lebih dikenal secara lebih luas.

“Akan terus kami kembangkan. Kemarin kami sudah mencoba membuat minuman dari Krisan. Tapi belum bisa bertahan lama. Nanti akan kami kembangkan lagi,” pungkasnya. (cr4/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here