Dituntut Transparan, Desa Keluhkan Akses Internet

134
KELUHKAN INTERNET: Suasana diskusi publik transparansi desa menghadirkan perangkat desa (IST).
KELUHKAN INTERNET: Suasana diskusi publik transparansi desa menghadirkan perangkat desa (IST).

WONOSOBO—Masih minimnya akses internet menjadi keluhan sejumlah perangkat desa di wilayah Kecamatan Kaliwiro, Wadaslintang, dan Kalibawang untuk membuka diri dalam rangka memenuhi tuntutan transparansi publik.

Hal itu terungkap dalam diskusi publik yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), di aula Kecamatan Kaliwiro, Senin (30/10) lalu. Sejumlah perangkat desa mengeluhkan lambatnya sinyal internet. Hal itu tidak hanya menyulitkan publikasi perkembangan terkini proses-proses pembangunan desa, tapi juga menghambat upaya promosi potensi desa.

“Selayaknya dicarikan solusi agar ke depan desa-desa di Wonosobo tidak ada lagi yang mengalami,” ucap Susanto, perangkat Desa Lancar, Kecamatan Wadaslintang. Pemkab, sebut Susanto, juga diminta memperhatikan kurangnya sumber daya manusia (SDM) bidang teknologi informasi di desa.

Hal serupa juga diungkap Adit, perangkat desa Grugu, Kaliwiro. Ia menyebut, minimnya tenaga terampil bidang TI membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kominfo, Eko Suryantoro, tengah berupaya mengakomodasi banyaknya keluhan blank spot atau wilayah minim sinyal internet di sejumlah desa. Satu sisi, keterbukaan informasi publik, ucap Eko, telah menjadi tuntutan. Sebab, hal itu sudah dalam UU Nomor 14 Tahun 2008. (ali/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here