Warga Bulu Lor Minta Keringanan

327

SEMARANG – Warga Udowo Barat, Bulu Lor, Semarang Kusman bin Salim akui semua perbuatannya terkait dugaan penganiayaan tetangganya hingga tewas. Hal itu terungkap dalam pembelaan (pledoi) kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Senin (30/10).

“Kami meminta keringanan hukuman, klien kami sudah akui semua perbuatannya. Jadi klien kami sudah membenarkan semua dakwaan jaksa,” kata kuasa hukum terdakwa Putro Satuhu.

Akibat perbuatan tersebut, terdakwa dijerat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang dengan pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat, dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun.

Bukan hanya itu, lanjut Satuhu, kliennya juga membenarkan semua keterangan saksi dan tidak sedikitpun disangkal. Namun demikian selama dipersidangan kliennya selalu berlaku sopan, tidak berbelit-belit selama persidangan.

Satuhu mengatakan, dalam kejadian itu kliennya hanya emosi karena melihat menantunya yang akan dikeroyok oleh korban dan anak dari korban. “Untuk itu kami mohon hukuman seringan-ringannya,”ujarnya.

Perlu diketahui, Kejadian bermula saat terjadi adu mulut antara menantu terdakwa, Okyanto (tersangka dalam berkas terpisah) dengan korban Joko. Dalam kejadian adu mulut tersebut, Okyanto membawa sebilah pedang dan Joko membawa pipa besi. Keduanya saling tantang untuk berkelahi sehingga membuat terdakwa emosi.

Lalu terdakwa mengambil sepeda dan langsung terdakwa lemparkan sepeda tersebut ke arah korban akan tetapi tidak mengenainya. Selanjutnya terdakwa mengambil sebuah paving yang berada di jalan ditempat kejadian tersebut dan melemparkan paving tersebut ke arah korban menggunakan tangan kanan dan mengenai dada kiri korban hingga terjatuh. Saat itu anak korban langsung berkelahi dengan terdakwa namun berhasil dilerai warga.

Usai kejadian itu, korban kemudian pulang ke rumah dan mengajak istrinya untuk menemui teman di Tanjung Mas Semarang. diperjalanan jalan lingkar Tanjung Mas korban mengeluh kepalanya pusing, dan korban menepikan sepeda motornya lalu korban terjatuh ditepi jalan dengan sudah tidak sadarkan diri. Lalu korban dibawa ke RS Tentara Semarang ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia. (jks/zal)