Pasar Desa Mampu Dongkrak Ekonomi 

384
PERSIAPAN : Kegiatan sosialisasi BUMDes dengan menggandeng salah satu bank kepada warga Desa Tologo (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
PERSIAPAN : Kegiatan sosialisasi BUMDes dengan menggandeng salah satu bank kepada warga Desa Tologo (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

TUNTANG – Desa Tlogo Kecamatan Tuntang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya. Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah peningkatan pendapatan melalui Pasar Desa yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Tidak hanya menyediakan tempat, Pemerintah Desa juga memberikan pelatihan keterampilan kepada warga agar mampu menghasilkan produk, sehingga dapat memberi tambahan penghasilan di samping dari hasil bumi yang mereka miliki.

”Selama ini yang sudah jalan ada pelatihan ukir, seni lukis, dan membuat cendera mata. Di sini bahkan ada produk warga berupa bumerang yang hasilnya dikirim ke Australia,” ujar Supangat, Kepala Desa Tlogo Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kades : Supangat (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Kades : Supangat (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Hasil kerajinan dan produk warga ini nantinya dapat dipasarkan di pasar Desa bersama hasil potensi desa Tlogo lainnya seperti durian dan kopi.  Pasar Desa ini, dikatakan Supangat dibagun dengan menggunakan Dana Desa (DD). Pembangungan pasar Desa ini, kata dia, memang tidak dilakukan dengan tergesa-gesa. Pembangunan dilakukan tahap demi tahap sembari melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

”Ini kita sosialisasikan dulu, sehingga nanti yang menggunakan pasarnya juga warga sini. Kami tidak mau ketika pasar ini jadi malah dipakai mereka yang memiliki modal. Tentunya kami tidak mau menjadi penonton di negeri sendiri,” ujar Supangat.

Tentunya, dengan adanya pasar Desa, semua potensi Desa akan terus digali. Hasilnnya akan dipasarkan demi meningkatkan perekonomian warga.  ”Harus terus digali, di sini juga ada potensi kuliner khas desa. Nanti bisa dikembangkan untuk meramaikan kegiatan perekonomian di pasar Desa,” ujar Supangat sembari menceritakan bahwa desa Tlogo dihuni penduduk dengan beranekaragam latar belakang namun tetap dapat hidup berdampingan.

Dari pasar desa ini, Supangat berhadap roda perekonomian warga dapat berputar lebih cepat. Sehingga mampu menambah pendapatan warga dan desa seiring dengan pendapatan yang juga terus digenjot melalui usaha BUMDes yang dimiliki.

”Kami juga memiliki unit usaha yang dinaungi BUMDes. Ada unit pengelolaan air bersih di dua titik. PAMDES ini digunakan oleh semua dusun, kecuali satu dusun karena memang sudah memiliki sumber mata air. Semoga apa yang kita upayakan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (cr4/bas)