Memacu Adrenalin di Alam Merapi Menoreh dengan Jeep Off Road

Pesona Magelang

387
KEREN: Wisata Jeep Lereng Gunung Merapi juga menyuguhkan tempat wisata yang asri dan lebih alami. Selain di Merapi, wisata juga disediakan di pegunungan Menoreh (DISPARPORA KABUPATEN MAGELANG).
KEREN: Wisata Jeep Lereng Gunung Merapi juga menyuguhkan tempat wisata yang asri dan lebih alami. Selain di Merapi, wisata juga disediakan di pegunungan Menoreh (DISPARPORA KABUPATEN MAGELANG).

Pariwisata Kabupaten Magelang terus berkembang. Berbagai paket wisata, semakin komplet disajikan guna mengeksplorasi keindahan alam Kabupaten Magelang.

BAGI yang senang berpetualangan, tak salah mencoba wisata yang satu ini. Paket wisata off-road di pegunungan Menoreh dan kawasan Gunung Merapi.

Tak perlu khawatir, paket wisata ini sangat aman. Standard Operating Procedure (SOP) sudah diterapkan sungguh-sungguh. Pastinya, siapapun bisa ikut menikmati serunya off-road mengendarai  jeep yang telah disediakan, bersama keluarga atau teman-teman.

Wisatawan bisa memilih jeep yang disukai. Mulai dari jeep pabrikan biasa hingga jeep ‘army’ kuno asli Amerika. Bagi yang ingin menikmati kawasan pegunungan Menoreh, bisa memulai petualangan dari kawasan Candi Borobudur.

Dalam petualangan wisata berdurasi sekitar dua jam ini, Anda akan menemukan banyak sensasi  petualangan yang istimewa. Untuk sampai ke puncak pegunungan saja, Anda harus melewati medan terjal, berliku, dan berbatu.

Tentu saja ini menjadi tantangan yang memacu adrenalin, terutama bagi mereka yang pemula. Namun, tidak perlu khawatir, karena kita akan dipandu oleh driver off-road profesional. Rasa takut atau tegang saat off-road, akan terbayar ketika sampai di puncak pegunungan. Hamparan pemandangan alam kawasan Candi Borobudur nan hijau, sungguh memanjakan mata. “Jika cuaca cerah, di puncak sini kita bisa melihat setidaknya lima gunung: Merapi, Merbabu, Sumbing, Tidar, dan Ungaran,” kata Nuryanto, salah satu pengelola wisata jeep.

Di puncak tertinggi Desa Candirejo, sekitar 600 mdpl itu, di tepi tebing, wisatawan akan menemukan sebuah bongkahan batu yang populer disebut Watu (Batu) Kendil. Konon, Batu Kendil merupakan batu penyumbat air dari dalam pegunungan. Penduduk setempat menyakini, jika batu setinggi kira-kira 4 meter dan diameter 5 meter itu menggelinding atau hilang, maka air akan keluar dan menenggelamkan kawasan Borobudur.

“Karena track atau jalurnya penuh dengan tanjakan, armada yang kami gunakan hanya jeep dengan bak terbuka. Dengan bak terbuka, kami ingin menghadirkan kesejukan udara menoreh yang masih bersih jauh dari polusi,” kata Nuryanto.

Pegunungan Menoreh seluas 60.000 hektare itu, menyimpan keindalahan alam yang tidak saja indah, tetapi juga kaya. Betapa tidak, hampir sebagian besar lahan merupakan areal pertanian warga. Tanaman sayur mayur dan buah-buahan tumbuh subur di sana. Bahkan, kita bisa melihat tanaman serupa tanaman Pandan yang hanya ditemukan di tanah Papua.

Setelah lelah berpetualang off-road, maka saatnya menikmati kuliner tradisional setempat yang tentu menggugah selera. Sebut saja nasi merah, tumis daun pepaya, tumis tempe, berikut kudapan seperti klepon dan kacang rebus.

Di kawasan Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, juga tidak kalah seru. Menikmati suasana sejuk khas pegunungan dengan jeep terbuka, pasti akan menyisakan kenangan tersendiri.

Untuk jeep Merapi, sejumlah penggiat wisata mulai menawarkan paket wisata ini. Fun Off Road dimulai dari Muntilan menuju area Taman Nasional Gunung Merapi, kawasan Srumbung. Rute yang harus dilalui sekitar 15 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam.

Perjalanan berlanjut menuju area hutan Taman Nasional Gunung Merapi. Melewati sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi, antara lain, Sungai Batang, Lamat, dan Blongkeng.

Lelah menikmati perjalanan, wisatawan akan diajak beristirahat di kawasan Jurang Jero, Srumbung, atau tepat di bantaran Sungai Blongkeng. Di lokasi ini, berdiri Tugu Soeharto, sebuah monumen tanda pendirian sabodam pengendali lahar Gunung Merapi yang diresmikan oleh Presiden RI ke-2 HM. Soeharto, pada 15 September 1992.

Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP menuturkan, Kabupaten Magelang dikelilingi oleh gunung dan pegunungan yang memiliki panorama alam indah. “Kita dianugerahi bentangan alam yang luar biasa oleh Tuhan untuk dinikmati. Dan, pariwisata di Kabupaten Magelang dipastikan bakal memberikan kenangan tersendiri.”

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Iwan Sutiarso S.Sos M.Si menambahkan, wisatawan alam di Kabupaten Magelang masih banyak yang belum terjamah. Hal itu menjadikan wisata alam di kawasan tersebut, menjanjikan panorama yang asli dan indah. “Kami berharap semakin banyak wisatawan yang datang akan memicu tumbuhnya kawasan ekonomi baru dari sektor wisata yang muaranya adalah kesejahteraan masyarakat.” (adv)