SAMPAIKAN PESAN: Aksi teatrikal merah putih meramaikan prosesi wisuda Unisfat di Pendopo, kemarin. Teatrikal Merah Putih Lawan Radikalisme Diwisuda Unisfat (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
SAMPAIKAN PESAN: Aksi teatrikal merah putih meramaikan prosesi wisuda Unisfat di Pendopo, kemarin. Teatrikal Merah Putih Lawan Radikalisme Diwisuda Unisfat (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK – Ada yang menarik dalam wisuda X Universitas Sultan Fatah (Unisfat) Demak di Pendopo, kemarin.  Yaitu, aksi teatrikal mahasiswa yang mengusung merah putih sebagai simbol perlawanan terhadap radikalisme, narkoba dan bentuk penjajahan baru lainnya.

Teatrikal yang dikomandani Ari Bubut ini ditonton langsung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati HM Natsir, Sekda dr Singgih Setyono MMR, Rektor Unisfat Dra Suemy MSi dan segenap civitas akademika lainnya. Bahkan, Gubernur pun sempat tertawa melihat aksi unik para mahasiswa ini.

Gubernur Ganjar mengatakan, para mahasiswa yang diwisuda menghadapi banyak tantangan. Mereka diminta tidak perlu khawatir tidak mendapatkan pekerjaan. Sebab, hakekatnya dapat menciptakan pekerjaan sendiri tanpa harus melamar pekerjaan.

Kisah Jac Ma pemilik Alibaba Group perusahaan E-Commcerce di Tiongkok dapat menjadi contoh yang menginspirasi. Dulu, ia pernah melamar pekerjaan kemana mana tapi tidak diterima. Akhirnya, dengan kreatifitasnya, ia mampu menjadi raja E-Commerce hingga sekarang. “Banyak perusahaan online dibeli dan menjadi orang terkaya,” ujarnya.

Menurutnya, banyak kisah inspiratif yang dapat menjadi contoh bagi para wisudawan untuk berdikari, termasuk dalam pengembangan ekonomi kreatif. (hib/bas)