45 Pejabat Fungsional Dilantik

519
DILANTIK: Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD Diklat), Kabupaten Pekalongan, H Totok Budi Mulyanto, saat melantik 45 pejabat fungsional, kemarin (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang).
DILANTIK: Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD Diklat), Kabupaten Pekalongan, H Totok Budi Mulyanto, saat melantik 45 pejabat fungsional, kemarin (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang).

KAJEN – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, yang diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD Diklat), Kabupaten Pekalongan, Totok Budi Mulyanto, melantik dan mengambil sumpah 45 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Setda Lantai 1 Pemda Kabupaten Pekalongan, Senin (30/10) kemarin.

Adapun para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipromosikan tersebut, terdiri dari 2 orang guru, 41 orang ASN pranata komputer, 1 orang auditor, dan 1 orang dokter.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pelantikan 45 pejabat fungsional, merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas organisasi pemerintahan, agar semakin efektif dan efisien, dimana jabatan fungsional akan terus dikembangkan dan dilengkapi, sedangkan jabatan struktural cenderung dibatasi.

“Dengan kata lain ke depan organisasi pemerintah niscaya menjadi miskin struktur namun kaya fungsi,” ungkap Bupati.

Asip juga mengatakan bahwa  adanya kebijakan inpassing atau penyesuaian akan memberikan peluang atau kemudahan bagi ASN untuk diangkat dalam jabatan fungsional serta berkarir dan dihargai sebagai profesional.

Pihaknya juga berpesan kepada ASN terus berkomitmen meningkatkan ketrampilan atau keahliannya, bekerja dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas yang ditunjukkan dalam bentuk kinerja nyata.

“ASN harus profesional, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas adalah pedoman untuk bekerja, patuhi aturan yang ada dan jadilah abdi negara yang baik,” kata bupati.

Sementara itu, Totok Budi Mulyanto, menegaskan bahwa pelantikan 45 pejabat fungsional ini merupakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Pekalongan.

“Kedepan acara serupa seperti ini, akan dilaksanakan sebagai implementasi dari Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, Jabatan menurut Undang-Undang ASN,” tegas Totok. (thd/zal)