TERBAKAR : KM Dharma Kencana II saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, terbakar di perairan Laut Jawa dalam pelayaran dari Semarang menuju Pontianak, Minggu (29/10) kemarin (PRATONO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TERBAKAR : KM Dharma Kencana II saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, terbakar di perairan Laut Jawa dalam pelayaran dari Semarang menuju Pontianak, Minggu (29/10) kemarin (PRATONO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG-Sebanyak 31 penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Kencana II yang mengalami musibah kebakaran di Perairan Karimunjawa kembali ke Semarang. Mereka masih merasa trauma atas insiden kebakaran yang terjadi, hingga enggan melanjutkan perjalanan ke Pontianak. Para korban naik pesawat Nam Air dari Kalimantan, dan tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Senin (30/10) sekitar pukul 17.00. Dari 31 korban, 16 orang di antaranya berasal dari Pati. Sedangkan lainnya ada yang berasal dari Jepara dan Purwokerto.

“Tadi (kemarin) naik pesawat bercampur penumpang lain. Mereka milih kembali saja dulu karena masih trauma,” ungkap salah satu korban penumpang KMP Dharma Kencana II, Hadi Priyanto di Bandara Ahmad Yani, Senin (30/10).

Saat ini, pihaknya juga masih menunggu kabar dari pihak perusahaan kapal Dharma Kencana 2 terkait janjinya memberikan santunan atau ganti rugi. Rencananya, pihak perusahaan akan menyerahkannya pada 2 sampai 3 hari mendatang. “Dijanjikan dalam waktu tiga hari (ke depan). Ini masih menunggu kabar,” katanya.

Terkait kejadian kebakaran, pihaknya mengatakan, kebakaran terjadi sedang berada di dalam kamar nonton televisi. Tiba-tiba didatangi petugas Anak Buah Kapal (ABK) dan menyampaikan ada kebakaran. “Itu pas tengah malam, saat nonton televisi acara sepak bola,” terangnya.

Namun Hadi belum bisa memberikan keterangan secara detail terkait insiden yang dialaminya.

Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama (PT DLU), Erwin H Poedjono saat dikonfirmasi melalui handphone-nya belum bisa memberikan keterangan secara detail. Namun demikian, pihaknya mengatakan para ABK KMP Dharma Kencana II akan kembali ke Semarang, diperkirakan Selasa (31/10) tadi malam.

“Maaf saya on meeting, ABK berangkat malam ini dari Kumai dengan KMP Kirana I, sampai Semarang besok malam. Terima kasih, Mas,” katanya.

Sebelumnya, Erwin H Poedjono mengatakan, telah memberikan fasilitas kepada para penumpang Kapal Dharma Kencana II yang mengalami musibah kebakaran saat berlayar. Perhatian ini diberikan mulai dari pasca evakuasi ke dalam Kapal Kirana I selama perjalanan menuju Pelabuhan Kumai.

“Pukul 13.30 sudah menuju ke Kumai, kami juga sudah memberikan pelayanan fasilitas istirahat, pemeriksaan medis, makanan, dan memberikan penggantian pakaian yang basah. Terpenting juga, kami melakukan pendataan ulang sesuai dengan manivest,” ungkap Erwin usai bertemu pejabat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang.

Dari insiden tersebut, pihaknya berjanji akan memberikan uang santunan kisaran Rp 1 juta sampai Rp 2 juta kepada masing-masing penumpang. Sedangkan untuk kendaraan sendiri, Erwin sudah mempersiapkan sebelumnya dengan asuransi sesuai premi.

Menurutnya, akan dilakukan proses penghitungan pertemuan dari perusahaan dan memberikan sedikit santunan. “Besok kami akan menyediakan uang saku dan transport yang sudah disiapkan oleh manajemen. Selain uang saku untuk membeli keperluan lainnya,” terangnya. (mha/aro)