POSTER: Pemdes Candirejo memasang spanduk penggunaan APBDes di kantor desa sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, kemarin (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
POSTER: Pemdes Candirejo memasang spanduk penggunaan APBDes di kantor desa sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, kemarin (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

UNGARAN – Kebutuhan pembangunan infrastruktur di Desa Candirejo Kecamatan Pingapus, sangat besar. Karenannya Pemerintah Desa (Pemdes) setempat lebih memperioritaskan pembangunan infrastruktur.

Kepala Desa (Kades) Candirejo, Haryoto mengungkapkan geografis wilayahnya yang merupakan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak sangat membutuhkan banyak anggaran. Terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan.

“Lokasi kita yang berada di tengah hutan seperti terisolir manakala tidak diimbangi dengan kondisi infrastruktur yang memadahi,” ujar Haryoto, Jumat (27/10).

KADES CANDIREJO: Haryoto (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
KADES CANDIREJO: Haryoto (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Penganggaran melalui Dana Desa (DD) saat ini masih difokuskan untuk pembangunan infrastruktur. Adapun besaran DD Candirejo yaitu Rp 877.812.000. Masuk pembangunan sebesar Rp 787.030.000, pemberdayaan Rp 21.210.000, pembinaannya Rp 69.572.000.

“Pembangunan lebih ke infrastruktur mengingat kondisi wilayah masih sangat membutuhkan. Pembangunan infrastruktur tersebut sesuai prioritas usulan dusun masing-masing,” katanya.

Selain betonisasi jalan juga untuk membangun talut. Sementara jumlah APBDes Candirejo mencapai Rp 1.706.784.000. Menurutnya pembangunan infrastruktur di Desa Candirejo masih dalam tahapan yang panjang. Hal itu disebabkan kebutuhan yang memang besar. Karenannya, hingga beberapa tahun ke depan, pembangunan inrastruktur akan lebih diutamakan.

Dikatakan Haryoto, apabila infrastruktur selesai dibangun, seperti akses jalan, maka secara tidak langsung akan berpengaruh kepada tingkat perekonomian masyarakat setempat. Kemudahaan akses bagi warga untuk bepergian kemana-mana merupakan salahsatu cita-cita dari Pemdes Candirejo.

“Untuk ke depan tetap masih ke infrastruktur, karena banyak yang belum terealisasi. Di dusun pinggiran seperti Dusun Banger masih butuh rabat beton banyak. Untuk dusun Watugajah, tidak mungkin dari dana desa, namun kemarin sudah ditangani dari Pemkab Semarang dan sudah dibangun separuh lebih,” katanya. (ewb/zal)