REGENERASI : Pengurus BEM dan BMP Stikes Widya Husada Semarang usai dilantik, kemarin (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
REGENERASI : Pengurus BEM dan BMP Stikes Widya Husada Semarang usai dilantik, kemarin (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Peluang kerja bagi mahasiswa lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) diprediksi akan semakin berat. Hal ini membuat Stikes Widya Husada Semarang mendorong mahasiswanya agar memperbanyak pengalaman dan softskill di dunia kerja.

Kasi Kemahasiswaan Stikes Widya Husada Semarang, Agung Meinarto mengatakan, selain dari unsur akademik, mahasiswa harus punya skill non akademik, salah satunya melalui unit kegiatan mahasiswa yang ada di kampus.

“Kami mendorong mahasiswa punya pengalaman organisasi. Salah satunya melalui Badan Eksekutif Mahasiswa, Badan Perwakilan Mahsiswa (BKM), serta UKM yang ada di Stikes Widya Husada,” katanya saat ditemui usai pelantikan anggota BEM dan BPM di kampus Widya Husada, kemarin.

Menurut dia, dengan dilantiknya anggota BEM dan BKM tersebut, adalah sebuah langkah bagi mahasiswanya untuk memiliki pengalaman, regenerasi serta pembinaan mahasiswa. “Kami harap dengan ikut dalam organisasi kampus, mahasiswa bisa punya pengalaman dan memajukan kampusnya sendiri,” bebernya.

Terkait akreditasi, kampus yang memiliki 8 program studi tersebut saat ini menyandang akreditasi B. Ia pun meminta kepada unit kegiatan mahasiswa yang ada untuk terus menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya. “Fokusnya tentu mendorong unit kewirausahaan agar bisa dikenal masyarakat dan tentunya bisa mendongkrak prestasi non akademik dan akademik mahasiswa yang menunjukkan kami bisa bersaing,” ujarnya.

Terkait pelantikan pengurus BEM dan BPM tahun 2017-2018, Presiden BEM diberikan kepada Oktavianus Hernandes. Sementara Ketua BMP dijabat M.Fadil. (den/ric)