Tampil Fresh Dengan Street Racing

197
TAMPIL BEDA : Ariadi Kusumastoto dengan mobil BMW lawas modif kesayangannya (Foto-foto : Nurchamim/jawa pos radar semarang).
TAMPIL BEDA : Ariadi Kusumastoto dengan mobil BMW lawas modif kesayangannya (Foto-foto : Nurchamim/jawa pos radar semarang).

Dunia modifikasi mobil di Indonesia memang tidak ada matinya. Para modifikator pun tidak hanya mengubah tampilan mobil terbaru agar tampak lebih gagah ataupun keren. Tak sedikit malah menggunakan mobil tua untuk diubah bentuknya agar lebih eye catching dan mengikuti perkembangan zaman.

Sama halnya yang dilakukan oleh Ariadi Kusumastoto ini. Ia rela mengeluarkan dana yang besar untuk mengubah tampilan BMW e30 m40, 318.i dengan mesin 1.800 cc tahun 1990 miliknya dengan gaya modifikasi street racing. Modif yang dilakukan membuat mobil tuanya tampil lebih fresh ketika mengaspal di jalan. “Street racing modifikasi ini, saya lakukan untuk BMW tahun 1990 yang saya miliki agar lebih terlihat muda dan modif di jalan raya,” katanya.

Dia tetap mempertahankan orisinalitas mobilnya dengan tidak mengubah sisi bodi. Sebab akan dianggap merusak estetika mobil tua miliknya. Dia pun mengganti bagian roda dengan velg Work Meister S1 lebar 8 inchi depan dan 9 inchi belakang agar tampilannya lebih garang.

“Velg ini dibungkus dengan ban berukuran 16 inchi, walaupun menggunakan ban lebih besar, bodi tidak mengalami perubahan, karena menurut saya malah akan merusak estetika mobil tua,” jelasnya

Masih membahas bagian eksterior, semua piranti yang ada masih dipertahankan seperti aslinya. Diantaranya handle pintu, spion, lampu depan berbentuk bulat, lampu belakang, grill, dengan maksud mempertahankan estetika mobil. Ia hanya menambahkan lowering kit dan menggunakan shockbreaker dengan merek Bielstein agar lebih macho. “Keaslian mobil tetap dipertahankan, soalnya lebih terlihat mewah dan nyaman kala dikendarai di dalam dan luar kota. Bagian belakang saya menggunakan wings Kamei,” papar anggota BMW CCI Semarang ini.

Walaupun uzur ia mengaku jika kenyamanan mobil tersebut masih sama dengan saat baru. Agar  lebih bertenaga, ia melakukan ubahan mesin mulai dari header custom, ECU menggunakan stand alone mega squirt V2, open air HKS, camshaft D’bilas dan beberapa elemen lainnya. “Untuk exhaust menggunakan sebring DTM Twin Pipe, agar suara mobil lebih menggelegar. Untuk interior tidak ada ubahan, karena aslinya lebih nyaman khas mobil Eropa,” bebernya.

Memiliki usia senja, mobil ini ternyata tidak ribet dalam perawatannya. Hal yang paling penting tentu untuk melakukan pengecekan secara berkala mulai dari oli mesin dan piranti lainnya. Mobil ini pun hanya perlu dipanasi agar aki tidak cepat tekor. “Kalau hanya kerusakan ringan masih bisa diakal, tapi kalau sudah ganti sparepart ya harus hunting. Dari dulu sampai sekarang, belum ada yang diganti karena mobil ini memang dikenal sangat kuat,” tuturnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here