30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Pensiun dari Atlet, Dirikan Ryu Gym

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Mantan atlet panco nasional yang juga pernah menduduki jabatan tertinggi di Pengda PABBSI Jateng selama 3 periode ini juga sangat perhatian pada pembinaan atlet, khususnya yang berada dibawah naungannya. Lagi-lagi, kepeduliannya itu bermula dari pengalamannya sebagai atlet di era 1990-1997 silam.

Ia mendirikan klub Ryu Gym di Jalan Majapahit Nomor 59 Semarang yang menjadi tempat latihan bagi para atlet binaraga, angkat besi, dan angkat berat andalan Jateng. Selama 18 tahun membina klub nirlaba, klub yang dibinanya telah mencetak puluhan atlet kebanggaan Jateng.

“Ryu Gym ini ada karena saya mantan atlet dan ingin berkontribusi nyata pada Semarang,” katanya.

Agus yang pernah menjadi tukang pungut bola tenis ini menceritakan, atlet yang dibina dalam klubnya kebanyakan berasal dari golongan tidak mampu. Sebab, ia ingin mereka yang tidak mampu juga memiliki sesuatu untuk dibanggakan, sama sepertinya.

“Masa kecil saya itu hidup dengan ejekan, hinaan, dan direndahkan. Saya latihan awalnya ya hanya untuk latihan saja, tapi kemudian saya ikut kejuaraan dan menang. Itu jadi sebuah kebanggaan dan ingin saya tularkan ke junior saya,” ujarnya.

Menurut Agus, apa yang dilakukannya itu semata-mata  sebagai pengabdiannya kepada Semarang dan mendukung program pemerintah dengan apa yang ia dalami. Dalam hal ini, ia sebagai mantan atlet angkat besi Jateng dan panco nasional.

Anak-anak tidak mampu lanjutnya, akan lebih mudah dibangun mentalnya melalui pembinaan prestasi non-akademis daripada akademisnya. Oleh karena itu, kebanyakan dari atlet yang berlatih di klubnya selalu ia berikan motivasi sesuai dengan yang dialaminya.

“Wajah-wajah seperti saya ini apa kelihatan bagus di akademis? Apalagi saya berasal dari keluarga tidak mampu, bisa sekolah saja sudah bagus. Kemudian saya ikut latihan, berprestasi, juara. Itu saya sampaikan ke adik-adik, untuk jadi motivasi mereka,” katanya.

Agus yang telah pensiun sebagai atlet sejak tahun 1997 ini mengaku ingin yang terbaik bagi para juniornya. Menurut dia, jika pemerintah belum bisa memberikan yang terbaik untuk atlet maka orang-orang seperti dia harus mau bergerak untuk membantu. Sinergitas antara masyarakat dan pemerintah kota akan berjalan jika orang-orang mau peduli dan bekerjabersama.

“Kalau pemerintah tidak melakukan, ya kita yang lakukan. Artinya kalau pemerintah planning nya A, kita lakukan B, akan terjadi sinergi. Bukan protes saja bisanya,” imbuhnya. (tsa/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

PLN Siap Amankan Pasokan Listrik

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - PT PLN wilayah Demak dan Grobogan bersiap menyambut bulan suci Ramadan. Dalam apel kesiapan dan gelar pasukan yang digelar dilapangan Jogoloyo,...

Hukuman Mati, Ambil Langkah Diplomatis

KAJEN-Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dakhiri mengatakan, terkait permasalahan beberapa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati di berbagai negara, pemerintah akan menerjunkan tim untuk...

Serukan Salat Gerhana Bulan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng menyerukan kepada umat Islam untuk menyelenggarakan salat gerhana bulan (khusuf al-qomar) di daerah masing-masing. Hal tersebut...

Beradu Masak Daging Sapi Australia

SEMARANG – Sepuluh juru masak alias chef dari hotel dan restoran ternama yang ada di Semarang, beradu gengsi. Mereka mengikuti Cooking Competition yang digelar...

More Articles Like This

- Advertisement -