NARASUMBER: Anggota MPR RI/DPD RI Perwakilan Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi saat menjadi narasumber seminar kebangsaan bagi pelajar di ruang Laboratorium SMK NU Kedu Temanggung, Rabu (25/10) kemarin (WONG AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).
NARASUMBER: Anggota MPR RI/DPD RI Perwakilan Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi saat menjadi narasumber seminar kebangsaan bagi pelajar di ruang Laboratorium SMK NU Kedu Temanggung, Rabu (25/10) kemarin (WONG AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).

TEMANGGUNG—Ancaman bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan disintegrasi bangsa di kalangan generasi muda, menjadi perhatian serius anggota DPD RI/MPR RI, Denty Eka Widi Pratiwi. “Jujur, memang ada kekhawatiran persoalan tersebut (bahaya narkoba, pergaulan bebas dan ancaman yang memecah bangsa). Oleh sebab itu, wawasan kebangsaan dan budi pekerti harus ditanamkan sejak dini,” ucap Denty, saat menjadi narasumber seminar kebangsaan bagi pelajar di ruang Laboratorium SMK NU Kedu Temanggung, Rabu (25/10) kemarin.

Senator asal Temanggung itu  menjelaskan, pendidikan karakter atau moral, memang bukan satu-satunya tugas satuan lembaga pendidikan. Kata dia, di luar tugas pihak sekolah, sebenarnya keluargalah yang berperan penting dalam persoalan tersebut. Menurutnya, apapun muatan pelajaran,  baik eksak atau sosial, harus diselipkan nilai-nilai budi pekerti.

“Guru atau tenaga pendidik juga harus mengetahui karakter masing-masing siswa. Dari mana ia berasal dan bagaimana latar belakang keluarganya. Jadi, pendekatannya tidak hanya formal. Tapi juga ada hubungan emosional, supaya ilmu yang disampaikan guru bisa mudah ditangkap siswa.”

Kepada siswa SMK NU Kedu Temanggung, Denty berpesan, “Kalian harus bisa mengenali diri, mengenali lingkungan sekitar, mengetahui minat, harus membangun jejaring, menangkap peluang atau kesempatan dan harus bersungguh-sungguh.”

Denty melanjutkan, “Kalian merupakan aset bangsa. Maka dari itu, kalian harus bisa bekali diri mulai sekarang dengan ilmu pengetahuan. Semangat patriotisme, nasioalisme harus terpatri di pundak kalian, semoga kalian bisa menjadi kader bangsa yang bisa diandalkan.”

Kepala SMK NU Kedu Temanggung Irwan menuturkan,  selama ini wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, sudah diberikan melalui pelajaran sejarah. Juga pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Selain melalui pelajaran, juga praktik melalui kegiatan pramuka, OSIS, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.  (san/isk)