SENI BUDAYA NUSANTARA: SMA Taruna Nusantara Magelang kembali menggelar Pameran Seni dan Budaya Nusantara (PANDATARA) 2017 yang akan berlangsung pada 26-29 Oktober 2017 (HUMAS SMA TN FOR JAWA POS RADAR KEDU).
SENI BUDAYA NUSANTARA: SMA Taruna Nusantara Magelang kembali menggelar Pameran Seni dan Budaya Nusantara (PANDATARA) 2017 yang akan berlangsung pada 26-29 Oktober 2017 (HUMAS SMA TN FOR JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG–Untuk menunjukkan dan merekatkan kebhinekaan yang dimiliki oleh Indonesia, SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang menggelar Pameran Seni dan Budaya Nusantara (PANDATARA). Kegiatan ini akan berlangsung mulai hari ini, Kamis (26/10) hingga Minggu (29/10).

PANDATARA akan menyajikan berbagai kegiatan pameran budaya, kuliner, UMKM, pameran sekolah-sekolah, atraksi budaya, kirab budaya,  juga pangung seni. Di antaranya, menampilkan artis HIVI dan Maliq D’Essentials. Tidak ketinggalan pula, penampilan siswa-siwa SMA TN membawakan seni budaya Nusantara.

Kepala Humas SMA Taruna Nusantara Magelang, Drs. Cecep Iskandar, M.Pd, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan, PANDATARA terbuka untuk masyarakat umum, remaja, pemuda, dan pelajar. Tujuan PANDATARA, untuk semakin mengenalkan seni dan budaya Nusantara. Selain sebagai hiburan menarik, menurut Cecep, juga merupakan media pembelajaran penting bagi peserta didik dan mahasiswa. “Pameran akan menampilkan 11 anjungan budaya daerah Nusantara. Juga puluhan warung kuliner Nusantara yang sangat menarik dan menantang selera makan-minum kita.”

“Juga ada pameran UMKM kerajinan dan oleh-oleh, pameran karya SMK-SMK, pameran bonsai dan tanaman hidroponik serta organik,” lanjut Pamong Biologi SMA TN itu, Rabu (25/10) kemarin. Selain itu, menurut Cecep, PANDATARA akan diwarnai berbagai atraksi keseenian dan kirab budaya yang menunjukkan kekayaan Nusantara. Untuk itu,  Cecep mengajak semua pihak untuk menyaksikan PANDATARA, karena bisa untuk mengetahui dan memahami kekayaan budaya Nusantara.  “Untuk acara pembukaan, akan dibuka langsung oleh Ketua MPR RI, Dr (HC) Zulkifli Hasan SE, MM. Sedangkan  acara penutupan,  Minggu, 29 Oktober 2017, akan ditutup oleh Deputi Direktur Kementerian Pariwisata dan Kebudyaan RI.”

Pada ajang PANDATARA, sambung Cecep, juga akan digelar berbagai macam lomba. Di antaranya, lomba tari kreasi, story telling, menyanyi, dan  pidato bahasa Jawa tingkat SD dan SMP.  “Ada juga lomba fashion show tingkat TK, lomba mewarnai dan menggambar tingkat TK/SD, dan lomba mural untuk umum. Selain itu, ada malam puncak Anugrah Seni pada Jum’at (27/10) malam yang diramaikan oleh penampilan artis HIVI dan Maliq D’Essentials. Khusus malam Anugrah Seni, kami kenakan tiket masuk,” kata Cecep.

Acara PANDATARA, menurut Cecep, juga akan bersamaan dengan lomba Matematika, Sains, Inggris) MSI tingkat Nasional pada  Minggu (29/10). Peserta kegiatan ini, ratusan pelajar SMP dari seluruh Nusantara. Tujuan penyelenggaraan MSI untuk mengukur kemampuan peserta dalam menyelesaikan soal yang setara dengan soal Olimpiade Sains Nasional (OSN).

“Dari ratusan peserta, akan diambil 30 besar yang kemudian mengikuti seleksi untuk diambil tiga besar,” kata Cecep.  Khusus peringkat tiga besar, akan lolos seleksi akademik jika melanjutkan sekolah di SMA TN. “Selain lomba MSI, kami juga mengadakan Lomba Karya Inovasi Pelajar (LKIP) tingkat nasional untuk pelajar SMP yang akan diikuti siswa-siwai SMP se-Nusantara.”

Kepala SMA Taruna Nusantara, Drs. Usdiyanto, M.Hum, mengatakan, PANDATARA adalah pameran seni budaya Nusantara yang dapat menjadi media pendidikan sangat baik dan penting bagi masyarakat maupun bagi remaja dan siswa pada khususnya.

Melalui PANDATARA, lanjut Usdiyanto, bisa mengenal seni budaya Nusantara yang sangat kaya dan beragam dari seluruh wilayah Nusantara. “PANDATARA  juga merupakan media pembelajaran organisasi dan kepemimpinan bagi siswa SMA TN. Selain itu, PANDATARA memang sebagian besar direncanakan dan dilaksanakan oleh siswa, juga menjadi media pengembangan entreupreneurship, advertorial, maupun manajerial bagi siswa SMA TN,” jelas Usdiyanto. PANDATARA, lanjut Usdiyanto, akan menampilkan pameran seni budaya Nusantara melalui 11 anjungan seni budaya Nusantara. Juga menampilkan pergelaran seni budaya setiap hari, selama 9 jam, selama 4 hari.

“Ada juga pameran kuliner Nusantara serta pameran bersama UMKM dan SMK-SMK Magelang, pameran bonsai dan tanaman organik. Mari, hadiri PANDATARA di SMA TN dan jadikan sebagai media mengenal keragaman yang ada di Nusantara,” ajak Usdiyanto. (cr3/sct/isk)