Pasar Properti Masih Lesu

49
PAMERAN: Konsumen saat bertransaksi di pameran EXPO REI 2017 di Citraland Mall kota Semarang, untuk mendongkrak penjualan sejumlah pengembang perumahan memberikan progam diskon menarik (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG).
PAMERAN: Konsumen saat bertransaksi di pameran EXPO REI 2017 di Citraland Mall kota Semarang, untuk mendongkrak penjualan sejumlah pengembang perumahan memberikan progam diskon menarik (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG  – Sektor properti hingga pertengahan semester dua masih belum menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sejumlah pengembang memberikan berbagai program menarik untuk mendongkrak penjualan.

Wakil Ketua Bidang Pembiayaan Real Estate Indonesia (REI) DPD Jawa Tengah, Wibowo Tedjo Sukmono mengatakan, hingga pertengahan semester dua, penjualan unit rumah maupun apartemen kelas menengah dan ke atas baru mencapai 65 persen dari target yang ditetapkan pada awal tahun lalu.

“Kami sudah melakukan pameran sebanyak 8 kali sejak awal tahun. Tiap kali pameran ditargetkan minimal terjual 70 unit, tapi sejauh ini belum ada yang tercapai. Pameran yang baru ini saja, hanya terjual 34 unit,” ujarnya disela penutupan Property Expo, Rabu (25/10).

Padahal menurutnya, kondisi ekonomi makro cukup baik. Begitu juga kebijakan dari Pemerintah maupun perbankan yang memberikan kemudahan dan kelonggaran dalam kepemilikan rumah. Diantaranya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang kini rata-rata di bawah 7 persen.

“Tapi nyatanya ya pasar properti masih belum terdongkran. Uang ada, tapi sepertinya konsumen masih wait and see. Tapi apa yang ditunggu juga kami belum tahu, bisa jadi juga menunggu tahun politik berlalu. Mungkin setelah tahun politik berlalu, pasar properti baru bisa menggeliat kembali,” ujarnya.

Namun demikian, para pengembang juga melakukan sejumlah upaya untuk mendongkrak penjualan. Diantaranya dengan memberikan berbagai program menarik dalam tiap Property Expo. Baik hadiah langsung maupun bonus lain berupa furniture atau pendukung.“Kami tidak mungkin menurunkan harga unit rumah. Oleh karena itu kami beri banyak program bonus, diantaranya beli rumah bonus kitchen set dan lain-lain,” ujarnya. (dna/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here