Hapus Virus Individualistis

238
SOSIALISASI PROGRAM : Perwira TNI mengikuti Sosialisasi Program Kakak Adik Asuh Akademi TNI, di Gedung Balai Diponegoro Komplek Makodam IV/Diponegoro Semarang, Rabu (25/10) kemarin (IST).
SOSIALISASI PROGRAM : Perwira TNI mengikuti Sosialisasi Program Kakak Adik Asuh Akademi TNI, di Gedung Balai Diponegoro Komplek Makodam IV/Diponegoro Semarang, Rabu (25/10) kemarin (IST).

SEMARANG-Kemajuan teknologi dan informasi yang begitu pesat, tanpa disadari telah menyebarkan virus kehidupan sosial individualistis, berfikir instan dan tidak bersosialisasi dengan lingkungan. Mengantisipasi penyebaran virus yang dapat mengancam kehidupan sosial perwira TNI, dilaksanakan Sosialisasi Program Kakak Adik Asuh Akademi TNI, di Gedung Balai Diponegoro Komplek Makodam IV/Diponegoro Semarang, Rabu (25/10) kemarin.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman melalui sambutan yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI, M Sabrar Fadilah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar menangkal sisi negatif dari kemajuan teknologi, sehingga para Perwira TNI tetap memiliki sifat dan karakter yang baik dalam berkomunikasi dan bersosialisasi.

“Melalui program ini, dapat memperkokoh ikatan senior dan yunior dari ketiga matra tersebut. Sekaligus membangun rasa kekeluargaan sehingga koordinasi dan komunikasi dalam penugasan akan semakin baik,” katanya.

Diingatkan Pangdam IV, bahwa sejak di pendidikan Taruna Akademi TNI telah memiliki tradisi pengasuhan atau Keluarga Asuh. Selayaknya sebuah keluarga, seorang taruna senior mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap yuniornya, mulai dari masalah latihan, pelajaran hingga masalah pribadi.

Pola pengasuhan ini tidak berhenti hanya di jenjang taruna, namun berlanjut sampai para perwira bertugas di kesatuan masing-masing.

Semua itu dimaksudkan agar tercipta jiwa korsa dan kekompakan sesama matra dan antar matra, serta terbentuknya soliditas maupun loyalitas di antara kakak asuh dan adik asuh, agar nantinya dapat menjadi team work yang solid dan tangguh serta siap menghadapi setiap tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks. Jangan ciderai rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini, hanya karena demi kepentingan pribadi semata.

“Bersainglah secara positif dan sehat, namun tetap menjaga dan menghormati tradisi yang telah tertanam secara baik ini,” tegas orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro. (*/hid/zal)