Berkesan saat Mengajar di Polandia

357
Esther Oktoviani (Stevan krisna setyawan/jawa pos radar semarang).
Esther Oktoviani (Stevan krisna setyawan/jawa pos radar semarang).

ESTHER Oktoviani memiliki pengalaman mengajar anak-anak Polandia melalui program Global Citizen AIESEC Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Wanita 27 tahun yang telah menempuh pendidikan Magister Managemen Fakultas Ekonomika Bisnis UKSW ini saat itu mengikuti exchange atau pertukaran mahasiswa.

“Bagi saya exchange lebih dari sekadar travelling. Karena, dengan exchange, saya berkesempatan untuk lebih mengetahui budaya, sejarah, dan kebiasaan orang lokal setempat,” ujar Esther kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Saat ke Polandia itu, Esther membawa misi untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak di negara tersebut. “Anak-anak di Polandia sangat terkesima dan tertarik dengan beragam budaya Indonesia. Negara kepulauan yang indah dengan  berbagai hasil alam, flora, dan fauna, buah-buahan tropis dan kebiasaan orang Indonesia menjadi daya tarik tersendiri,” kata Esther.

Selama dua bulan di Kota Poznan, Esther mengajar  di TK, SD dan SMP. Bahan ajarnya meliputi seputar budaya Indonesia yang diajarkan dalam bahasa Inggris. Bahan ajar disesuaikan dengan tingkat sekolahnya. “Pengalaman lainnya adalah ketika saya mengajar di TK, semua anak dengan penasaran ingin mengetahui dari mana saya berasal, mengapa rambut saya hitam dan kulit saya lebih gelap dari kulit orang Polandia,” tutur Esther sambil tersenyum.

Wanita yang ingin melanjutkan kuliah Intercurtural Communication ini mengaku, hal yang paling bekesan adalah keramahan orang-orang Polandia, di mana sebelumnya ia berpikir mereka akan lebih individualis dari orang Indonesia. “Ternyata mereka sangat sopan, dan anak-anak Polandia lebih sopan dan mandiri,” katanya. (mg48/aro)