Pastikan Batik Pekalongan Go Internasional

788
BATIK PEKALONGAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama model seusai memperagakan batik warna alam yang sempat dipromosikan di Amerika (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BATIK PEKALONGAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama model seusai memperagakan batik warna alam yang sempat dipromosikan di Amerika (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN–Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Legenda Batik Nusantara, kini tidak hanya dikenal di dalam negeri, tapi juga manca negara. Hal ini karena banyaknya kunjungan wisatawan lokal ke Kampung Batik yang tersebar di berbagai daerah di Kabupaten Pekalongan, mulai dari Kampung Batik Kemplong, Gemah Sumir hingga Desa Batik Tulis di Desa Semut. Tak hanya itu, kini mulai banyak pesanan batik dari beberapa warga Eropa.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Selasa (24/10) kemarin, mengungkapkan bahwa dirinya sangat yakin, pada saatnya nanti Batik Pekalongan akan benar-benar go internasional serta banyak warga asing yang tertarik dengan batik Pekalongan. Hal ini bukan tanpa alasan, dari kunjungannya ke Amerika baru baru ini, diperoleh hasil bahwa pada Februari 2018 nanti, Bupati Pekalongan akan memperkenalkan batik Pekalongan, di negara Adikuasa tersebut melalui acara fashion show.

Menurutnya pada Februari 2018 tersebut, akan diadakan acara New York Fashion Week. Kepada warga dunia dalam event internasional tersebut, Bupati Asip akan memperkenalkan batik warna alam. “Batik Pekalongan warna alam dimodifikasikan dengan kebaya akan dibawa ke fashion show dalam New York Fashion Week di Amerika,” ungkap Bupati Asip.

Kabupaten Pekalongan punya peluang besar, untuk memberikan kontribusi dalam acara bertaraf internasional tersebut. “Dengan mengusung konsep peragaan busana, Batik Pekalongan bisa go internasional, sehingga dapat memasarkan batik Pekalongan ke dunia luar, bukan hanya di Amerika dan Eropa,” katanya.

Menurutnya kain batik di Amerika dan Eropa, tak hanya digunakan sebagai aksesoris, namun sudah menjadi busana yang membanggakan untuk dikenakan. Terutama, batik Pekalongan yang terbuat dari warna alam.

“Kini, pengusaha dan perajin batik Kabupaten Pekalongan, memiliki peluang besar untuk membuka usahanya atau kios di Washington Amerika yang kini peminatnya mulai banyak. Sedangkan mereka saat ini, kesulitan mendapatkan batik tulis yang bagus, khususnya warna alam,” katanya.

Saat ini, pihaknya sudah ada kerjasama dengan desainer internasional dan model internasional. Sehigga pengusaha dari Kabupaten Pekalongan ini, tinggal menindaklanjutinya dan batik Pekalongan benar-benar go internasional. Untuk merealisasikan, Pemkab Pekalongan telah bekerjasama dengan FOE Amerika yang sangat independen,” katanya. (thd/ida)