KUA PPAS Anggaran 2018 Ditandatangani

423
SIDANG PARIPURNA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Ketua DPRD dan Wakil DPRD Kabupaten Pekalongan saat melakukan penandatanganan KUA dan PPAS, Selasa (24/10) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
SIDANG PARIPURNA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Ketua DPRD dan Wakil DPRD Kabupaten Pekalongan saat melakukan penandatanganan KUA dan PPAS, Selasa (24/10) kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN–Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2018 akhirnya ditandatangani di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Selasa (24/10) kemarin. Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun, beserta ketiga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan, Hj Arini Harimurti, anggota Forkompinda, para anggota DPRD dan para kepala OPD Kabupaten Pekalongan. Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengungkapkan bahwa KUA PPAS Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2018, merupakan dokumen yang memuat kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Hal itu menjadi landasan penyusunan RAPBD Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2018.

“Meskipun dalam pembahasan penuh dinamika dan perbedaan pendapat, namun dengan semangat kebersamaan dapat dicarikan solusi pemecahannya,” kata Bupati Asip.

Menurutnya, hal itu dilakukan demi keserasian dan sinergi dengan kebijakan daerah, provinsi dan kebijakan nasional. Serta keterpaduan antara kepentingan publik, kepentingan aparatur dan tidak bertentangan dengan kepentingan umum serta peraturan perundang-undangan.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa  KUA dan PPAS ini, juga telah diupayakan seoptimal mungkin untuk dapat menampung berbagai program yang manfaat. Capaian kinerjanya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan keberpihakan pemerintah daerah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“KUA PPAS ini mencerminkan pemerataan pembangunan kewilayahan. Namun demikian, dengan berbagai keterbatasan yang ada, belum dapat sepenuhnya terakomodasi,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menjelaskan bahwa secara umum PPAS Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2018, terdiri atas Pendapatan Daerah yang direncanakan sebesar Rp 2.190.636.243.800 dan Belanja Daerah tahun 2018 direncanakan sebesar Rp 2.250.886.243.800.

Adapun Pembiayaan Daerah tahun 2018 direncanakan berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Tahun Sebelumnya (SiLPA) sebesar Rp 60.250.000.000, akan digunakan untuk menutup defisit anggaran sehingga secara riil defisit sebesar Rp 0 (nol rupiah). “Dari komposisi pendapatan dan belanja daerah tersebut, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp 60.250.000.000,”  jelas Bupati Asip. (thd/ida)