Jadi Make up Artist

372
Mayangsari Cantika Mutiara (REYUNI ADELINA BARUS/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Mayangsari Cantika Mutiara (REYUNI ADELINA BARUS/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SUKA berdandan sejak usia dini membuat Mayangsari Cantika Mutiara kini menjadi salah satu Make Up Artist (MUA) muda di Semarang. Selain menyalurkan hobi, gadis yang akrab disapa Mayang ini juga terus mengembangkan bakatnya tersebut.

“Aku baru mulai jadi MUA sejak 2014. Kakak ipar aku nyaranin buat mengembangkan kemampuanku dalam berdandan, karena pada waktu itu bisa dibilang aku udah termasuk bagus untuk seorang pemula. Sayang aja kalo nggak dikembangin,” kata Mayang kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mayang bercerita, sejak SD dia sudah suka berdandan dengan menggunakan alat rias milik ibunya. Bahkan ketika mengikuti pentas seni di sekolahnya, gadis asal Semarang ini berdandan sendiri.

“Aku juga pernah dandanin Mbak aku waktu dia jadi mayoret. Itu pas aku masih SD juga. Dan guru-gurunya bilang kalo di hari itu Mbak-ku kelihatan cantik,” ceritanya sambil tertawa.

Sejak itu, Mayang mulai mengasah kemampuan berdandannya dengan lebih serius. Ia banyak belajar melalui YouTube dan mengikuti kelas-kelas make up, sebelum akhirnya meluncurkan jasa make up miliknya sendiri, Mayang CM.

Biasanya, Mayang mendapat pelanggan untuk acara-acara pernikahan dan acara wisuda di wilayah Semarang. Kadang Mayang juga dibantu oleh beberapa temannya ketika mendapat banyak pelanggan di hari yang sama.

Ditanya kendala menghadapi pelanggan, Mayang mengaku tidak ada hal yang terlalu memberatkan. Namun, gadis 21 tahun ini terkadang bingung bagaimana menyesuaikan keinginan pelanggan.

Iya kadang bingung sih, takut nggak sesuai dengan yang mereka mau. Pernah juga terjadi miskomunikasi, tapi untungnya nggak apa-apa, cuma memperlambat pengerjaan make up aja. Tapi sejauh ini, klien aku puas sih sama pelayanan yang aku kasih,” ungkapnya.

Ke depan, Mayang ingin membuka sanggar dan studio, serta tim sendiri yang bisa diandalkan. (mg44/aro)