MERIAH: Puluhan ribu santri memperingati Hari Santri di Kendal di Alun-alun Kendal, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).
MERIAH: Puluhan ribu santri memperingati Hari Santri di Kendal di Alun-alun Kendal, kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).

“Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kami santri Kendal bertanah air satu, tanah air Indonesia, berideologi negara satu, ideologi Pancasila, berkonstitusi satu, Undang Undang Dasar 1945, berkebudayaan satu, kebudayaan Bhineka Tunggal Ika.”

ITULAH salah poin satu Ikrar Santri yang diucapkan puluhan ribu santri Kendal dalam apel Hari Santri Nasional (HSN) 2017 di Stadion Utama. Ikrar Santri merupakan wujud kesetiaan santri untuk menjaga NKRI.

“Selalu bersedia dan siap siaga, menyerahkan jiwa dan raga, membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional serta mewujudkan perdamaian dunia,” kata Hasan yang memimpin pembacaan Ikrar Santri, Minggu (22/10).

Peringatan HSN di Kendal sangat meriah. Sedikitnya 20 ribu santri melakukan kirab karnaval dari Stadion Utama sampai Alun-alun Kendal. Mereka mengenakan atribut ala santri seperti mengenakan sarung dan kopiah. Namun ada juga yang berkreasi mengusung replika burung garuda, kapal, masjid, kura-kura dan sebagainya.

Ketua Forum Ukhuwah Silahturahim Pendidikan Al-Quran (Fuspaq) Kendal, Mustamsikin mengatakan, peringatan Hari Santri merupakan bentuk pengakuan negara kepada santri nusantara ini. “Sekaligus bukti nyata, santri telah memberikan kontribusi dalam memerdekakan NKRI,” tandasnya.

Makanya, ia berharap santri bisa bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu di pesantren. Santri harus bisa membuktikan bahwa belajar di pesantren tidak kalah ilmunya dengan mereka yang belajar pendidikan umum. “Santri bisa jadi apa saja, bahkan terbukti santri juga pernah memimpin negeri ini,” tuturnya.

Santri harus bisa menepis anggapan bahwa santri kampungan dan hanya mengerti ilmu agama saja. “Meskipun saat ini hanya memakai sarungan dan sandal jepit tapi hal itu bukanlah penghalang untuk belajar,” tambahnya.

Sementara Ketua Panitia HSN 2017 Kendal Agus Nurudin mengatakan, peringatan ini bertajuk Santri Mandiri NKRI Hebat. Sesuai temanya, ia berharap tumbuh kemandirian dari santri sehingga bisa memberikan kontribusi bagi negeri.

Banyak kegiatan yang telah digelar untuk peringatan HSN. Seperti lomba Tilawah Alquran, lomba baca kitab kuning atau klasik, lomba rebana, 1000 khataman Alquran dan sebagainya. (bud/ton)