Motor Pelajar SMP Dirazia

251

TEMPEL—Sejumlah motor pelajar SMP, Jumat (20/10) pagi, dirazia oleh petugas Polsek Tempel, Sleman. Sasarannya, kendaraan bermotor yang dipakir di luar sekolah. Hasilnya, petugas Satlantas menilang sejumlah pelajar.

Kapolsek Tempel Kompol Singgih mengatakan, para pelajar sebenarnya sudah dilarang pihak sekolah untuk membawa motor, karena belum cukup umur. Namun, sejumlah pelajar bandel. Mereka memarkirkan motornya di luar sekolah.

Tujuan razia juga mengantisipasi terjadinya curanmor dengan sasaran pelajar. Sebab, motor-motor yang diparkir di luar sekolah tanpa pengawasan sama sekali. Kapolsek berharap orang tua tidak membiarkan anaknya mengendarai motor. Sebab belum cukup umur, sehingga belum bisa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Anak SMP seharusnya diantar oleh orangtua.”

Razia motor, kata Kapolsek, juga untuk menekan angka kriminalitas yang dilakukan pelajar, seperti klitih. Dengan tidak memberikan kesempatan anak bawa motor sendiri, akan mengurangi klitih. Kompol Singgih berjanji akan intesn melakukan razia. Ke depan, razia kendaraan akan dilakukan di beberapa sekolah yang ada di Tempel, baik SMP maupun SMA. (jpg/isk)