PEMBUATAN SIM: Salah seorang warga Batang sedang melakukan foto untuk keperluan pembuatan SIM di Mako Satlantas Polres Batang (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
PEMBUATAN SIM: Salah seorang warga Batang sedang melakukan foto untuk keperluan pembuatan SIM di Mako Satlantas Polres Batang (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

BATANG – Warga pemegang Surat Keterangan Izin Jalan (SKIJ) yang merupakan surat pengganti SIM, diharapakan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batang untuk segera datang ke Kantor Satlantas untuk menukarnya dengan SIM baru, karena material sudah siap dan dicetak.

“Sebelumya seperti di wilayah lain, kami kehabisan material SIM selama tiga bulan lebih lamanya. Untuk itu, selama waktu tiga bulan Satlantas telah menerbitkan Suket (Surat Keterangan) untuk warga yang membuat SIM baru atau perpanjangan,” ucap Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo, Jumat (20/10).

Ditambahkan Kasatlantas, atas kekosongan blangko, pihaknya sampai menerbitkan Suket SIM kurang lebih 2.000 lembar kepada pemohon. Yang fungsinya sama dengan SIM seperti biasa dan digunakan dengan batas waktu tertentu.

Namun setelah material blangko SIM dari Polda Jateng, sudah tersedia. Maka pihaknya sekarang sudah mulai menarik Suket yang sebelumnya diberikan kepada warga akibat kehabisan material SIM. Karena menurut kasat, masih ada warga belum menukarkan dengan SIM baru. Ditambahkan AKP Adiel, agar lebih efektif bahkan Satlantas langsung menghubungi semua warga pemegang SKIJ setelah material SIM baru datang.“Sampai sekarang, menurut data kami masih ada yang belum menukar Suket dengan SIM, untuk itu kami himbau agar segera ditukarkan kepada kami,” ujar Kasatlantas.

Pihaknya menambahkan, setelah kehabisan material SIM, pihaknya langsung melaporkan permasalahan tersebut kepada Polda Jateng. Laporan tersebut direspon dengan cepat oleh Polda dengan mengirim 2000 material SIM baru yang datang pada awal bulan Oktober lalu.

“Dengan adanya material yang baru, maka kini kami sudah tidak mengeluarkan Suket lagi kepada warga yang membuat SIM baru atau perpanjangan. Karena awal bulan lalu, kami telah menerima material SIM dari Polda Jateng. Dalam waktu dekat ini pun, kami akan mengambil material SIM lagi sejumlah 2000 ke Polda,” kata dia.

Sehingga dengan datangnya 2000 material SIM baru dari Polda Jateng, diprediksi pihak Satlantas Batang mampu mencukupi pembuatan SIM baru atau perpanjangan selama dua pekan mendatang. Selanjutnya Satlantas akan terus berkoordinasi dengan Polda Jateng kalau material SIM habis lagi.

“Kami mencatat rata-rata per hari ada 200-250 permintaan pembuatan SIM baru atau perpanjangan di Satlantas. Namun didominasi oleh para pemohon untuk perpanjangan SIM, sehingga kebuthannya juga cukup besar,” tandasnya. (han/bas)