WORKSHOP : Peserta workshop peningkatan kapabilitas APIP menuju level 3 bersama Tim BPKP Provinsi Jawa Tengah (FOTO-FOTO : TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
WORKSHOP : Peserta workshop peningkatan kapabilitas APIP menuju level 3 bersama Tim BPKP Provinsi Jawa Tengah (FOTO-FOTO : TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

INSPEKTORAT Kabupaten Pekalongan dalam Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) tahun 2017 ini, telah memasuki tahapan menuju posisi level 3 (integrated). Hal itu terungkap dalam Workshop Peningkatan Kapabilitas APIP Menuju Level 3, yang disampaikan oleh Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah.

Adapun Workshop Peningkatan Kapabilitas APIP menuju level 3 tersebut, berlangsung selama dua hari, sejak 18 hingga 19 Oktober 2017, di Hotel Pesona Pekalongan. Peserta dari Inspektorat Kabupaten Batang, Pemalang, Purbalingga, Banyumas dan Kabupaten Pekalongan, serta Inspektorat Provinsi Jawa Tengah yang didampingi dari Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan, Chumaedy, Kamis (19/10) kemarin, mengungkapkan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2008, tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Peraturan Presiden RI nomor 192 tahun 2014, tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta dalam mencapai target Peningkatan Kapabilitas APIP level 3 pada skala 1 sampai dengan 5 pada tahun 2019 sebanyak 85 persen.

Untuk itu, diperlukan kegiatan-kegiatan yang bersifat akselarasi Peningkatan Kapabilitas APIP yang bersifat INTERNAL AUDIT CAPABILITY MODEL (IA-CM). Hal tersebut, dalam rangka mengembangkan pengawasan intern yang efektif untuk memenuhi persyaratan tata kelola organisasi dan harapan profesional. Sehingga menunjukan langkah-langkah dengan tingkat kapabilitas pengawasan intern yang kuat dan efektif.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan terima kasih serta mengapresiasi kepada TIM BPKP Perwakilan Jawa Tengah yang telah mengambil prakarsa dan berkenan memberikan bimbingan teknis serta mendampingi kami selama kegiatan workshop hingga tiga kali ini,” katanya.

Dijelaskan workshop pertama dilaksanakan di Salatiga, kedua di Purbalingga dan ketiga di Pekalongan yang pada hari ini dilaksanakan bersama. “Semoga bimbingan dan pendampingan bapak dan ibu Tim BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah tersebut, dapat menambah komitmen, semangat dan pengetahuan kami dalam rangka peningkatan kapabilitas APIP,” ungkap Chumaedy.

Sekretaris Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Dhoni, mengatakan bahwa salah satu tujuan workshop yaitu pendampingan dari BPKP, dalam rangka percepatan peningkatan kapabilitas APIP melalui penyiapan dan pemenuhan infrastruktur pada 6 elemen.

Menurutnya 6 elemen tersebut adalah peran dan layanan, pengelolaan SDM, praktik profesional, akuntabilitas dan managemen kinerja, budaya dan hubungan organisasi, serta struktur tata kelola. “Tujuan utama dari workshop ini, mengajak Inspektorat Kabupaten/Kota untuk bersama-sama, menuju kapabilitas level 3 dengan bimbingan dan pendampingan dari BPKP Provinsi Jawa Tengah,” kata Dhoni.

Sementara itu, Auditor Madya, BPKP Provinsi Jawa Tengah, Khaerul, menegaskan bahwa Inspektorat Provinsi Jawa Tengah dan Inspektorat Kabupaten Pekalongan, telah mencapai level 3. Dengan capaian tersebut, berarti kemampuan APIP di lingkungan Inspektorat Kabupaten Pekalongan telah sanggup melakukan penilaian tentang efisiensi, efektivitas, ekonomis terhadap suatu kegiatan, serta mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal. “Tentunya untuk mencapai level 3 tersebut, memerlukan kerja keras,dukungan dan partisipasi intern dan antar instansi serta keteguhan tekad dan semangat yang pantang menyerah,” tegas Kherul. (thd/adv/ida)