DEMAK DALAM GENGGAMAN: Kepala Dinkominfo Pemkab Demak Daryanto menerangkan aplikasi program Smart City bersama Bupati HM Natsir, Sekda dr Singgih Setyono MMR, Asisten 1 AN Wahyudi dan Asisten 2 Windu Sunardi diruang Bina Praja, kemarin (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DEMAK DALAM GENGGAMAN: Kepala Dinkominfo Pemkab Demak Daryanto menerangkan aplikasi program Smart City bersama Bupati HM Natsir, Sekda dr Singgih Setyono MMR, Asisten 1 AN Wahyudi dan Asisten 2 Windu Sunardi diruang Bina Praja, kemarin (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Pemkab Demak kemarin secara resmi melaunching program Demak dalam genggaman dengan Smart City. Dengan adanya porgram Smart City ini Kabupaten Demak diharapkan dapat menjadi kota pintar sebagaimana kota kota lain yang telah menjalankan program serupa.

Kepala Dinkominfo, Daryanto mengatakan, dengan program tersebut, maka Demak telah dalam genggaman. Sebab, data-data penting yang menunjang kemajuan daerah akan dapat diakses dengan dukungan tek-nologi informasi yang canggih. “Cukup klik, Demak sudah dalam genggaman,” katanya saat menerangkan proper yang dibuatnya terkait aplikasi yang digunakan dalam program Smart City yang dilaunching oleh Bupati Demak HM Natsir bersama Sekda dr Singgih Setyono MMR di ruang Bina Praja, kemarin.

Sekretaris Dinkominfo, Indriartoro Widodo menambahkan,  dalam launching ini disertai dengan penandatangan kerjasama antara Dinkominfo dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dilingkungan Pemkab Demak.

Diantaranya, MoU dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DinPMPTSP), Bappeda, dan OPD terkait lainnya. “Ini merupakan program unggulan bapak Bupati Demak yang membutuhkan dukungan para stakeholder untuk mensukseskannya,” kata ketua panitia launching tersebut.

Menurutnya, adanya Smart City diantaranya akan bermanfaat untuk mendukung transparansi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah yang diproses melalui layanan pengadaan secara elektroonik (LPSE). Dengan demikian, pelayanan terhadap masyarakat dengan tekhnologi informasi tersebut dapat berjalan cepat. “Untuk menunjang Smart City ini kita tingkatkan SDM yang ada serta meningkatkan infrastruktur aplikasi yang dibutuhkan,” ujar dia.

Bupati Demak HM Natsir mendukung sepenuhnya program Smart City yang dikembangkan Dinkominfo tersebut. “Tolong masing masing OPD bisa memberikan data data yang diperlukan sehingga dapat diintegrasikan dengan program Smart City ini. Melalui website yang ada, maka masyarakat akan mendapatkan informasi yang diinginkan,” kata Bupati.

Menurutnya, Demak kedepan harus bisa menjadi kota cerdas berbasis IT. Ini juga untuk menindaklanjuti program Kementerian Komunikasi dan Informatika bahwa 100 kabupaten/kota di Indonesia ditargetkan bisa mengaplikasikan Smart City. “Karena itu, mendukung Smart City ini hukumnya wajib  bagi OPD melalui IT yang ada. Sebab, era informasi sekarang serba cepat. Kita jangan sampai ketinggalan. Kita jadikan Demak sebagai kota yang benar benar pintar dalam artian yang sebenarnya dan bukan pintar tapi minteri (menyalahgunakan kepintarannya, red),” pungkas bupati. (hib/sct)