GELAR PERKARA: Dua tersangka pengguna narkotika bersama barang bukti yang diamankan di Polres Temanggung (DOK HUMAS POLRES TEMANGGUNG).
GELAR PERKARA: Dua tersangka pengguna narkotika bersama barang bukti yang diamankan di Polres Temanggung (DOK HUMAS POLRES TEMANGGUNG).

TEMANGGUNG – Satuan Resnarkoba Polres Temanggung berhasil menangkap 2 pengguna narkotika jenis sabu-sabu dan pil daftar G. Mereka adalah Andi, 34, dan Refli, 39, warga Jetis Kota Jogjakarta yang bertransaksi narkotika di Temanggung.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti, mengatakan Andi dan Refli membeli sabu-sabu di kawasan Taman Progo Kelurahan Madureso dari seorang pengedar di Temanggung. Tapi sebelum menikmati barang haram tersebut, keduanya berhasil ditangkap.

“Mereka mengira membeli sabu-sabu di Temanggung lebih aman dan tidak terdeteksi kepolisian,” terangnya pada saat jumpa pers, Rabu (18/10).

Lebih jauh Henny menjelaskan, barang bukti yang berhasil disita dari tersangka adalah satu plastik klip berisi sabu-sabu seberat 0,76 gram, 5 butir pil opizolam, sejumlah peralatan komunikasi dan kendaraan bermotor.

Salah satu tersangka Andi mengaku, ia sudah 3 kali membeli Narkoba di Temanggung karena diperkirakan lebih aman dan sudah kenal dengan pengedarnya. Apalagi ia dijanjikan akan mendapat harga yang lebih murah. Ternyata di Kabupaten Temanggung malah lebih ketat sehingga akhirnya mereka tertangkap. “Saya mengkonsumsi narkoba dalam enam bulan terakhir dan sekali transaksi di Temanggung dengan membeli untuk dua paket sabu-sabu seharga Rp 2 juta,” ungkapnya.

Henny menuturkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1, lebih subsider 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman dari pasal ini adalah 12 tahun penjara dan denda Rp 8 miliar. (jpg/ton)