Oleh: Akhmad SPd
Oleh: Akhmad SPd

KEBERHASILAN-dalam proses belajar mengajar dipengaruhi beberapa faktor diantaranya sarana penunjang seperti, buku dan media pembelajaran yang digunakan sebagai penunjang dalam pembelajaran.

Guru merupakan faktor ekstern yang penting dalam proses pendidikan. Melalui gurulah siswa megalami belajar yang sesungguhnya, proses belajar mengajar. Bahan pelajaran   yang   sulit   akan   terasa mudah oleh siswa dengan bimbingan guru  yang  berkualitas  dan  pemilihan metode serta sarana pembelajaran. Artinya, metode dan alat yang digunakan harus efektif dan efisien. Penggunaan media dan alat peraga yang tepat akan meningkatkan hasil belajar dan membuat hasil proses belajar mengajar menjadi menarik dan menyenangkan.

Pentingnya peran media dalam pembelajaran mengharuskan peran pendidik untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan berbagai sumber belajar dan media. Salah satu upaya peningkatan hasil belajar pada saat ini adalah dengan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi komunikasi (TIK) misalnya, dengan menggunakan media video dalam penyajian materi pembelajaran.

Terkait media pembelajaran sendiri, Arsyad (2011:3) mendefinisikan bahwa media pembelajaran adalah alat bantu secara fisik yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar dan mengajar, merangsang serta membantu peserta didik secara menyeluruh, sehingga tercapai tujuan pembelajaran. Adapun jenis media pembelajaran secara umum dapat diklasifikasikan berdasarkan alat indra yang digunakan dalam mengamatinya ke dalam tiga hal, yaitu media visual, media audio, dan video.

Karena itu, menggunaan video sebagai media pembelajaran bagi penulis harus mempertimbangkan beberapa kriteria, antara lain: Pertama, pada tipe materinya. Artinya, pada setiap materi pembelajaran tidak semuanya dapat dijelaskan secara baik dengan menggunakan media video.

Kedua, terkait durasi waktu. Media video berbeda dengan film pada umumnya yang berdurasi rata-rata 2 jam dan maksimal 3.5 jam. Jadi media pembelajaran yang menggunakan video haruslah memiliki durasi antara 20-40 menit saja.

Ketiga, sajian video. Media video pembelajaran mengutamakan kejelasan dan penguasaan materi yang disesuaikan dengan kurikulum yang ada. Sehingga, format video yang cocok untuk pembelajaran, diantaranya: naratif, wawancara, presenter, dan format gabungan.

Keempat, perlu diperhatikan ketentuan teknis. Artinya, media video tidak terlepas dari aspek teknis, yaitu efek kamera, teknis pengambilan gambar, teknik pencahayaan, editing dan suara. Sehingga pembelajaran yang dibuat lebih menekankan pada kejelasan pesan.

Kelima, penggunaan musik dan sound effect menjadi bagian penting dalam sajian video. Video akan lebih menarik dan bermakna jika sajian sound mendukung dan tepat.

Akhirnya, dengan bantuan media video, seorang guru dapat mempresentasikan materi ajar kepada siswa bisa lebih mudah dalam mentransformasikan ilmunya melalui pembelajaran yang diberikan oleh seorang guru kepada anak didiknya di kelas. Disamping memudahkan seorang guru menguasai kelas dan membantu anak-anak didik untuk tetap fokus dengan apa yang diterangkan oleh seorang guru.

Selain itu, penerapan media media video dalam proses kegiatan belajar mengajar berdampak positif meningkatnya aktivitas dan motivasi belajar siswa terutama dalam peningkatan hasil belajar peserta didik.

Karena itu, guru dapat memanfaatkan media video dalam pembelajaran untuk dapat meningkatkan nilai pengetahuan peserta didik sebagai salah satu faktor keberhasilan belajar peserta didik, dan penentu keberhasilan guru yang dalam penyampaikan materi yang diajarkannya. Sehingga, proses belajar-mengajar dapat berjalan dengan baik. (*/aro)