LINMAS: Sri Widada (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).
LINMAS: Sri Widada (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).

TEMANGGUNG—Dana APBD Temanggung 2017 sebesar Rp 1,1 miliar akan diberikan kepada parpol, sebagai dana bantuan partai politik (banpol). “Kita cairkan pada 20-25 Oktober bulan ini,” ucap Kasi Politik dan Kewaspadaan Nasional Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Kabupaten Temanggung, Sri Widada, di kantornya, Rabu (18/10) kemarin.

Sri menjelaskan, dana banpol tersebut, 60 persen harus diperuntukkan untuk pendidikan politik bagi kader partai dan masyarakat. Sisanya, 40 persen bisa digunakan untuk operasional kesekretariatan.  “Pendidikan politik, bisa melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, terutama revitalisasi dan aktualisasi ideologi Pancasila. Juga untuk pendidikan politik dalam menghadapi pilkada, baik pilbup dan pilgub 2018. Sehingga bisa mendongkrak partisipasi pemilih.”

Alokasi  40 persen dana banpol,  bisa digunakan untuk sewa kantor atau sekretariat partai. Juga  bisa juga untuk membayar honor staf administrasi keuangan parpol. “Tahun lalu, 2016, dana banpol tidak boleh untuk bayar honor staf administrasi keuangan parpol.” Sekarang, sejak terbitnya Permendagri No 6 Tahun 2017, diperbolehkan.

Sebanyak 10 partai berhak menerima dana banpol. Tepatnya, parpol  yang saat ini memiliki kursi di DPRD  Temanggung hasil pileg 2014. Rinciannya, Hanura akan menerima Rp 64.244.400,  Gerindra (Rp 105.819.570), PKS (Rp 61.566.765), PAN (Rp 120.493.575) dan PKB (Rp 154.377.315). Lainnya,  Golkar menerima Rp 160.208.295, PPP (Rp 112.936.380), PDIP (Rp 199.553.280), Demokrat (Rp 42.672.600) dan  Nasdem (Rp 70.539.315). (san/isk)