Rem Blong, Bus Safari Hajar Empat Mobil

1072
KARAMBOL: Bus PO Safari yang menghajar empat mobil di jalan tol Banyumanik Km 10, kemarin (ISTIMEWA).
KARAMBOL: Bus PO Safari yang menghajar empat mobil di jalan tol Banyumanik Km 10, kemarin (ISTIMEWA).

SEMARANG Kecelakaan beruntun melibatkan empat mobil dan bus PO Safari terjadi di ruas jalan tol Banyumanik Km 10, Senin (16/10) sekitar pukul 07.00 pagi. Diduga kecelakaan ini disebabkan bus jurusan Solo-Semarang ini mengalami rem blong dan menghajar empat mobil di depannya. Meski tidak adanya korban jiwa, namun para penumpang dan pengemudi mobil mengalami luka lecet dan shock. Penumpang yang mengalami luka langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, yakni mobil Toyota Avanza bernopol H 9237 UB yang dikemudikan Galih Sukarno, 52, warga Jalan Nakula Sadewa, Sidomukti, Salatiga; Mitsubishi Mirage bernopol H 9375 QB dikemudikan Anita Riris, 36, warga Jalan Dliko Indah, Blotongan, Salatiga; Toyota Yaris bernopol H 8661 MR dikemudikan Yuda Primantio, 21, warga Telaga Bodas, Gajamungkur, Semarang, dan mobil Proton bernopol H 8643 GR dikemudikan Erwin Budi Cahyo, 42, warga Jalan Cemara, Padangsari, Banyumanik.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu bermula ketika bus yang dikemudikan Eko W, 50, warga Mojosongo, Jebres, Solo melaju dari arah pintu masuk tol Banyumanik ke pintu tol Gayamsari. Namun saat melintas di lokasi, tiba-tiba bus bernopol H 1735 CB itu melaju tidak terkendali hingga menghantam mobil Toyota yang ada di depanya.

“Diduga rem bus ini mengalami rem blong, sehingga bus oleng tak terkendali,” ungkap Kanit Laka Polrestabes Semarang, AKP Sugito, Senin (16/10) kemarin.

Kecepatan bus yang diduga kencang ini juga menghajar Mitsubishi Mirage dan Toyota Yaris dari belakang. Bus baru berhenti setelah menabrak mobil Proton yang juga melaju dari arah bersamaan.  “Kalau korban jiwa atau luka berat tidak ada. Jadi, semua mobil yang menjadi korban melaju satu arah dengan bus,” bebernya.

Pengemudi bus yang terlibat kecelakaan langsung diamankan untuk dimintai keterangan. Sementara kasus kecelakaan beruntun ini masih dalam penanganan unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang. “Masih dalam penanganan. Untuk lain-lain masih dalam pengembangan,” katanya.

Adanya kecelakaan ini sempat membuat arus jalan di lokasi kejadian tersendat. Arus jalan kembali lancar setelah petugas Satlantas Polrestabes Semarang yang tiba di lokasi kejadian melakukan penguraian jalan. (mha/aro)