KERJASAMA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Wali Kota Tripoli Lebanon Eng. Ahmad Kamareddine melakukan penandatanganan Naskah Pernyataan Minat Hubungan Sister City (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang).
KERJASAMA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Wali Kota Tripoli Lebanon Eng. Ahmad Kamareddine melakukan penandatanganan Naskah Pernyataan Minat Hubungan Sister City (Rizal/Jawa Pos Radar Semarang).

SEMARANG– Inovasi yang dilakukan Pemkot Semarang untuk mengembangkan Kota Lumpia menjadi lebih maju menarik perhatian negara lain untuk menjajaki kerjasama. Seperti Senin (16/10) kemarin, rombongan dari negara Libanon yang dipimpin Mr Ahmed Kamareddine sebagai Wali Kota Tripoli, mengunjungi Semarang guna melakukan penandatanganan Letter of Interest sebagai sister city.

Kedua kota akan menjalin persahabatan dan mengembangkan potensi di berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan hidup, infrastruktur, pariwisata dan budaya, olah raga, SDM, kesehatan masyarakat dengan dasar saling menguntungkan.

Wali Kota Tripoli Mr Ahmed Kamareddine mengungkapkan bahwa kedatangan rombongan tersebut dikhususkan  untuk mengadopsi pengelolaan limbah yang dilakukan oleh Pemkot Semarang serta membangun kerja sama terkait pariwisata.

Menurutnya, saat ini di Kota Tripoli sampah menjadi persoalan besar yang memerlukan penanganan. “Saat ini penanganan sampah menjadi konsentrasi pemikiran kami. Semula kami melakukan upaya daur ulang sampah sebanyak 350 ton per hari. Namun kini jumlahnya meningkat secara signifikan menjadi 450-500 ton oer hari karena datangnya pengungsi dari Suriyah,” ujarnya.

Padahal menurutnya Libanon adalah negara kecil, sehingga perlu penanganan dalam pengelolaan sampah. Untuk itu pihaknya berupaya mempelajari apa yang telah dilakukan oleh Kota Semarang yaitu dalam pengelolaan limbah sampah di TPA Jatibarang.

Selain itu kedatangannya itu juga dimaksudkan untuk menjalin kerjasama terkait bidang pariwisata.

Menanggapi hal tersebut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberi respon positif. Sementara terkait penandatanganan Letter of Interest antara kedua kota sebagai sister city, kedepan pihaknya meminta Kepala Dinas Pariwisata dan sejumlah Kepala OPD terkait untuk melakukan penjajakan terkait seluruh bidang untuk kemudian dilakukan MoU terhadap bidang-bidang tertentu yang menguntungkan kedua belah pihak. (zal)