PELANTIKAN: Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Temanggung periode 2017-2022 saat dilantik Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Tengah di gedung Makukuhan Kedu, Minggu (15/10) (Ahsan fauzi/radar kedu). PELANTIKAN: Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Temanggung periode 2017-2022 saat dilantik Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Tengah di gedung Makukuhan Kedu, Minggu (15/10) (Ahsan fauzi/radar kedu).
PELANTIKAN: Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Temanggung periode 2017-2022 saat dilantik Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Tengah di gedung Makukuhan Kedu, Minggu (15/10) (Ahsan fauzi/radar kedu).

TEMANGGUNG- Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Temanggung periode 2017-2022 di bawah kepemimpinan Umi Tsuwaibah resmi dilantik oleh Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Tengah. Prosesi pelantikan dipimpin Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah Tazkiyatul Mutmainnah di gedung Makukuhan Kedu, Minggu (15/10).

Umi menuturkan, ia bersama pengurus akan fokus dalam urusan kesehatan ibu dan anak, pendidikan karakter dan pengelolaan sampah. “Saat ini lebih dari 4.500 perempuan Temanggung positif prakanker serviks. Oleh sebab itu, kita berkomitmen untuk menekan angka penderita kanker serviks,” ucapnya.

Sekretaris FPKB DPRD Kabupaten Temanggung itu menjelaskan, langkah nyata yang akan dilakukan pengurus terkait penguatan hak-hak perempuan dalam bidang kesehatan reproduksi dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Di antaranya melakukan penguatan terhadap hak-hak kesehatan reproduksi, mengembangkan Pusat Informasi Kesehatan Reproduksi (Piker) dan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK RR).

Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengapresiasi gagasan pengurus baru PC Fatayat NU Temanggung yang fokus menangani urusan kesehatan dan lingkungan. “Kami minta Fatayat bisa bekerja sama dengan PKK Temanggung dalam kegiatan IVA test dan kegiatan-kegiatan lainnya,” pintanya.

Untuk kepengurusan baru, Umi dibantu empat orang wakil ketua. Posisi sekretaris dijabat Kurnia Atiullah dan bendahara Endang Setyoningsih. (san/ton)