Dituntut untuk Peduli Lingkungan

35
BERLATIH: Para siswa SDN 2 Rejosari sedang mengikuti latihan pemadaman kebakaran di halaman sekolah (M ZAENURI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BERLATIH: Para siswa SDN 2 Rejosari sedang mengikuti latihan pemadaman kebakaran di halaman sekolah (M ZAENURI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL – SDN 2 Rejosari Kecamatan Brangsong mempunyai program penghijauan yang dilaksanakan secara rutin di sekolah. Halaman sekolahnya tampak rimbun, setidaknya ada lebih dari sepuluh pohon mangga berdaun lebat setinggi ruang kelas  yang mengelilingi halaman sekolah.

Selain itu ada beberapa tanaman buah seperti kelengkeng, pisang dan jambu. Selebihnya, beragam tanaman dari ukuran kecil sampai ukuran sedang menghiasi halaman sekolah. Bahkan ada tanaman toga dan tanaman hidroponik yang ditanam di depan kelas.

Kepala SDN 2 Rejosari, Siti Alfiah mengungkapkan, sekolahnya mempunyai komitmen untuk mewujudkan  sekolah berwawasan lingkungan salah satunya melalui penghijauan yang terus digalakkan di sekitar lingkungan sekolah. “Sekolahnya rindang, warganya terasa nyaman sejuk pembelajaran jadi enak,” ujarnya.

Dikatakannya, seluruh warga sekolah mempunyai antusiasme yang besar dalam mewujudkan kebersihan dan kerindangan sekolah walaupun tidak ada tukang kebun atau penjaga sekolah.”Di sini semua tanamannya terawat, disini ada jambu, mangga, pisang, kelengkeng, semuanya rutin berbuah,” ungkapnya.

Diakuinya, selama ini sekolah rutin melakukan penghijauan dengan membawa tanaman yang diusahakan secara mandiri .”Disini anak-anak terbiasa bawa tanaman  dari rumah, biasanya perkelas bergantian,” bebernya.

Menurut Alfiah, keadaan lingkungan sekolah yang memberikan rasa nyaman pada anak-anak akan berpengaruh pada hasil belajarnya.“Dengan keadaan sekolah yang seperti ini prestasinya juga mengikuti, kita hampir merata prestasi akademik dan non akademik,” katanya.

Selain itu, seluruh warga sekolah juga diberikan bekal untuk menjaga kelestarian lingkungan. Buktinya, Senin, (16/10) seluruh siswa mengikuti  sosialisasi  pencegahan dan penanggulanagan kebakaran oleh Satpolkar wilayah Kaliwungu. “Ini anak-anak diberikan pengetahuan tentang bahaya api  yang bisa mengakibatkan kebakaran di lingkungan sekitar sekolah,” katanya. (zen/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here